Dukung Kemandirian Ekonomi, JD.ID Dampingi Disabilitas Berbisnis Digital

0
405

JD.ID bersama dengan ThisAble Foundation berinisiatif menggelar rangkaian kegiatan lokakarya (workshop) bertema ‘Pemberdayaan Komunitas Disabilitas di Era Pandemi, Melalui Pemanfaatan Platform Digital’. Kegiatan digelar di lima kota dan Surabaya menjadi kota keempat.

“Melalui kegiatan sosial ini, JD.ID dan ThisAble Foundation memberikan dukungan akses bagi para penyandang disabilitas dalam pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini diikuti dengan pengenalan, pelatihan, dan pendampingan usaha atas aplikasi social-commerce afiliasi resmi JD.ID, bernama ‘JD Fans’,” jelas Andra Dipo, Business Development Specialist Social-Commerce JD.ID.

JD Fans adalah aplikasi social-commerce afiliasi resmi JD.ID yang dapat membantu para pengguna-nya (disebut ‘promoter’) untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda, produk harga murah dan komisi.

“Melalui pengenalan JD Fans, JD.ID berharap para penyandang disabilitas mampu berpenghasilan secara mandiri melalui komisi yang ia dapatkan,” tambah Adhi Pratama, Senior Media Relations Manager JD.ID.

Sebagai calon ‘promoter’ dari JD Fans, para penyandang disabilitas peserta lokakarya diberikan pembekalan langsung oleh pakar mengenai cara kerja dan proses bisnis dari aplikasi ini. Seperti cara mempromosikan produk pada platform e-commerce JD.ID, cara membagikan link produk melalui akun sosial media, dan banyak hal lainnya.

“Jika berhasil, para promoter berhak menerima komisi yang dapat langsung dicairkan melalui akun JD Fans ke rekening pribadi mereka, tanpa ada limitasi jumlah komisi maksimum,” lanjut Adhi.

Lebih lanjut, pada kegiatan lokakarya ini JD.ID juga berkesempatan memberikan edukasi dan pemaparan kepada para penyandang disabilitas mengenai industri e-commerce. Terutama lini bisnis marketplace secara umum, rangkaian upaya pemberdayaan mitra seller lokal atau UMKM oleh JD.ID bersama pemerintah.

Juga tips dan trik dalam berjualan online di platform e-commerce, hingga ditutup dengan sesi kesehatan mental bersama psikolog, dengan topik ‘Membangun Mental Yang Sehat Selama Masa Pandemi’. Selain Surabaya, rangkaian kegiatan lokakarya ini juga telah digelar di Semarang pada 20 April 2021, Kota Yogyakarta pada 23 April 2021, Kota Solo pada 4 Juni 2021 dan rencananya akan digelar di Denpasar pada tanggal 21 Juni 2021 depan.

“Dengan ekspektasi total kehadiran partisipan sejumlah lebih dari 150 pengusaha UMKM dari komunitas penyandang disabilitas, di bawah naungan ThisAble Foundation,” jelas Adhi.

Di dalam sesi pelatihan dan sosialisasi di Surabaya yang digelar di gedung B3KS Tenggilis, selain Andra Dipo, hadir Via Abimanyu, Operations Manager Social-Commerce JD.ID dan didampingi oleh ThisAble Foundation diwakili oleh Nicky Claraentia Pratiwi, selaku Chief Operating Officer (COO) ThisAble Foundation. Hadir pula Stafsus Presiden RI, Angki Yudistira, owner dari ThisAble Foundation.

Sandy Permadi, Chief Financial Officer JD.ID menambahkan, JD.ID sebagai platform e-commerce terdepan di Indonesia memiliki kewajiban bersinergi dengan pemerintah dalam merangsang pertumbuhan ekonomi nasional.

“Salah satu hal yang dapat kami lakukan adalah dengan memotivasi, mempersiapkan (melatih), dan membantu para pelaku UMKM sebagai salah satu aktor penggerak ekonomi, terkhusus UMKM milik komunitas penyandang disabilitas, yang selama ini belum mendapatkan porsi atensi dan kesempatan yang cukup dalam usaha pertumbuhan ekonomi bangsa,” ungkap Sandy.

Pada kesempatan yang sama, Sandy juga menjelaskan bahwa di tengah situasi pandemi, pihaknya melihat bahwa salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan oleh pengusaha UMKM adalah proses alih masyarakat menuju era digital atau ‘digitalisasi’.

Saat ini kegiatan jual beli tidak terbatas pada aktivitas tatap muka antara pedagang dan pembeli, semua bisa dilakukan secara digital-daring. Cukup memiliki keterampilan dalam pemanfaatan perangkat komputer atau telepon genggam yang dilengkapi fasilitas internet, seorang pedagang sudah bisa memasarkan produknya.

Berlandaskan tujuan untuk memberikan solusi atas keterbatasan pemanfaatan teknologi serta memberikan pelatihan keterampilan bagi para pelaku UMKM penyandang disabilitas, JD.ID berharap kelak dapat tercipta ekonomi nasional yang semakin maju, sehat, dan inklusif.

Nicky Claraentia Pratiwi, CEO ThisAble Foundation menambahkan bahwa kolaborasi antara ThisAble Foundation dengan JD.ID melalui kegiatan lokakarya ini adalah langkah tepat sasaran.

“Komunitas penyandang disabilitas saat ini begitu membutuhkan dukungan. Mereka butuh pembekalan dan pelatihan dalam mengakses platform bisnis digital, agar mereka bisa punya kesempatan untuk ‘berusaha’, sehingga bisa mandiri secara ekonomi,” jelas Nicky.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here