Duta Besar Republik  Indonesia untuk China Kunjungi JD.com di Beijing

0
1282

Duta Besar Republik  Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun mengunjungi kantor pusat JD.com di Beijing pada 9 Desember. Pada kunjungannya, beliau berharap JD.com dapat menghadirkan lebih banyak produk lokal dari Indonesia ke China melalui platform e-commerce.

Djauhari Oratmangun membagikan 5 rekomendasi produk unggulannya dari Indonesia seperti, sarang burung, kopi, makanan dan minuman, furnitur, dan karya seni seperti batik.

“Saya berharap akan lebih banyak produk Indonesia yang dijual di platform JD.com,” kata Oratmangun kepada Yan Xiaobing, VP senior JD dan presiden JD International Business.

Duta Besar Indonesia Djauhari Oratmangun (kiri) berjabat tangan dengan Yan Xiaobing (kanan), VP senior JD dan presiden JD International Business

JD.com melalui JD.ID di Indonesia, selalu berkomitmen dengan “DijaminOri” dengan hanya menghadirkan produk asli yang di jual untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Menanggapi hal tersebut, Yan Xiaobing, VP senior JD.com dan presiden JD.com International Business mengatakan, JD.ID akan meningkatkan kerja sama dengan pemerintah daerah dan perusahaan di Indonesia untuk memperkenalkan produk Indonesia yang lebih berkualitas ke China.

Oratmangun juga mengungkapkan optimismenya tentang perkembangan JD.ID, dengan mengatakan komitmen yang dimiliki JD.ID sangat ‘lokal’ di Indonesia.

“Tiap pulang ke Jakarta saya bisa lihat iklan JD.ID di jalan,” ujarnya. Upaya CSR JD.ID juga menjadi alasan untuk meyakini potensi pertumbuhan perusahaan, kata Oratmangun.

Selama di masa pandemi, JD.ID telah terlibat dalam berbagai program untuk membantu memerangi COVID-19, termasuk memastikan pasokan kebutuhan sehari-hari tanpa menaikkan harga, membantu pemerintah membeli pasokan medis dari China, dan bergabung dengan donasi ke rumah sakit.

“Sejak hari pertama kami mendirikan JD.ID, kami ingin menjadikannya perusahaan local. Kami berharap dapat membawa pengalaman dan teknologi JD.com ke Indonesia, membantu mengembangkan talenta e-commerce lokal,” ungkap Yan.

Yan juga menyebutkan, yang membedakan JD.ID dengan pelaku e-commerce lain di Indonesia adalah fokusnya membangun infrastruktur, bukan mengejar kepentingan jangka pendek.

“Kami mengejar pembangunan yang stabil dan sehat di Indonesia,” kata Yan.

Industri e-commerce di Indonesia masih dalam tahap awal, di mana terdapat industri ritel offline yang sangat kuat dengan harapa dapat menciptakan model baru yang mengintegrasikan bisnis online dan offline, tutup Yan Xiaobing.