Waspadai Penipuaan Yang Mengatasnamakan JD.ID Dengan Tips Berikut Ini

0
386

Trend belanja online yang semakin pesat perkembangannya, ternyata mendorong para penipuan untuk semakin gencar melakukan tindakan penipuan kepada seluruh orang. Kini orang memang tak perlu lagi keluar rumah saat ingin membeli sesuatu. Cukup mengakses internet dari gawai atau PC lewat platform online, kamu bisa dengan mudah memesan barang, dan akan diantar ke alamat yang diinginkan.

Namun saat berbelanja online, kamu perlu ekstra berhati-hati agar tak terkena penipuan. Pelajari sistem berbelanja online yang legal sesuai hukum, sehingga kamu tahu apa yang harus dilakukan saat ada penipu yang berusaha untuk melakukan penipuan. Jika saat berbelanja kamu menemukan keanehan prosedur yang tidak biasa, maka jangan ragu untuk menghindari transaksi seperti itu.

Salah satu cara untuk melindungi diri dari kejahatan yang terjadi di dunia digital adalah dengan tidak membagikan kode one time password (OTP) milik kita kepada orang lain. Prinsipnya, jika pelaku penipuan berhasil mendapat kode OTP, maka keamanan perbankan atau aplikasi yang dimiliki seseorang tidak lagi terjamin keamanannya.

Kode OTP adalah kode verifikasi atau kata sandi sekali pakai yang umumnya terdiri dari 6 digit karakter yang seringkali berupa angka unik. Biasanya, OTP dikirimkan melalui SMS atau e-mail dan umumnya hanya berlaku untuk waktu yang sangat pendek misalnya 2 menit.

Pelaku bisa menggunakan informasi ini untuk melakukan berbagai tindak kriminal seperti, penyalahgunaan kartu kredit untuk transaksi-transaksi transfer perbankan, pencurian dana di rekening korban, penipuan melalui akun email atau aplikasi seperti Whatsapp.

Penipu biasanya meminta korban untuk menginfokan OTP yang masuk beruntun ke ponselnya. Padahal, justru penipu tersebut yang tengah melakukan transaksi ilegal menggunakan kartu kredit korban yang OTP-nya dikirim ke nomor ponsel korban sebagai pemilik kartu kredit tersebut. Jangan berikan kepada siapa pun.

Karena OTP hanya boleh digunakan oleh yang sedang bertransaksi. OTP sendiri sifatnya adalah metode pengamanan Oleh karenanya, sahabat JD.ID harus behati-hati ketika hendak bertransaksi online. Kode OTP (One Time Password) bersifat rahasia, jangan pernah memberikan kode verifikasi akun kamu kepada siapapun!

Apabila kamu menerima notifikasi dan kode verifikasi terkait akun kamu di JD.ID, mohon berhati-hati  dan kode ini bersifat RAHASIA. JD.ID akan mengirimkan OTP ke nomor telepon kamu yang terdaftar apabila :

1. Saat pertama registrasi akun di JD.ID

2. Saat Anda mengganti/merubah password, email atau nomor telepon terdaftar

3. Saat melakukan transaksi yang membutuhkan kode verifikasi, seperti kartu kredit atau kartu debit.

Kode OTP ini tidak untuk dibagikan kepada pihak manapun, jika kamu tidak melakukan perubahan data atau transaksi apapun di JD.ID dan mendapatkan kode OTP harap abaikan untuk menjaga keamanan kamu berbelanja di JD.ID.

Selain penipuan dengan modus OTP, ada juga penipuan mengatasnamakan promosi JD.ID. Biasanya modusnya adalah, penipu mengirim sms atas nama JD.ID, akan tetapi menggunakan nomor yang tidak dikenal? Sms tersebut biasanya bertuliskan kamu baru memenangkan hadiah, dan sebagainya. Ini adalah penipuan, dan bila terjadi pada nomor handphone kamu, biarkan saja. Jangan dijawab, lalu laporkan pada pihak berwajib.

Itulah beberapa hal penting terkait penipuan yang bisa terjadi di marketplace manapun, termasuk JD.ID. Meskipun demikian, jangan terlalu takut berbelanja secara online, karena banyak keuntungan dan diskon yang bisa didapatkan. Syaratnya, tentu saja harus berhati-hati saat akan membeli barang.

Belanja nyaman bisa dilakukan saat kamu lebih waspada dengan trik penipu saat ini. Penipu juga tak bisa mengelabui jika kamu tegas menolak permintaan sekiranya janggal yang di pinta mereka. Dengan tips-tips di atas, kamu tak perlu lagi merasa khawatir saat akan berbelanja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here