Syarat Hewan Kurban Menurut Ajaran Islam Saat Idul Adha

0
129
Syarat Hewan Kurban Menurut Ajaran Islam Saat Idul Adha
Source: Freepik

Menjelang Hari raya Idul Adha, umat beragama muslim pastinya harus mempersiapkan diri untuk ibadah kurban. Salah satu persiapannya yakni memperhatikan betul syarat dari hewan kurban tersebut.

Tujuan dari perayaan Idul Adha sebagai peringatan peristiwa Nabi Ibrahim yang telah bersedia mengorbankan putranya kepada Allah SWT dengan rasa ikhlas dan redha. Yang kemudian persembahan tersebut Allah gantikan dengan domba. Oleh sebab itu, bagi kita yang mampu, sangat disarankan untuk memberikan hewan kurban.

Namun makna sebenarnya dari perayaan ini yakni kita harus mendekatkan diri, menyerahkan, serta mempercayakan segala hal yang kita miliki kepada Allah. Sama halnya seperti Nabi Ibrahim yang menyerahkan satu-satunya putra yang ia miliki dan cintai.

Baca Juga: Kisah Nabi Ismail AS dan Sejarah Munculnya Ibadah Kurban

Syarat Hewan Kurban dalam Ajaran Islam

Dalam ajaran Islam pemilihan hewan kurban tidak boleh sembarangan. Ada beberapa syarat yang wajib kamu penuhi mengenai kondisi hewan kurban tersebut. Diantaranya yakni sebagai berikut.

Syarat Hewan Kurban

1. Hewan Ternak yang Sudah Berumur

Hewan ternak yang boleh dikurbankan yakni sapi atau kerbau yang sedang memasuki usia tahun ke-3. Sedangkan untuk kambing atau domba, mereka yang sudah berumur memasuki tahun ke-2.

2. Badan Bersih & Bulu Mengkilap

Badan hewan haruslah bersih. Mulai dari lubang mulut, hidung, mata, telinga, hingga anus mesti bersih. Bulu juga tidak kusam. Tanpa ada borok, luka, kudis, atau penyakit kulit lainnya.

3. Hewan Kurban Beranggota Tubuh Lengkap

Syarat yang ketiga adalah hewan kurban harus beranggota tubuh lengkap sempurna. Apabila hewan tersebut bertanduk, pastikan bahwa ia memiliki tanduk yang seimbang.

4. Sehat & Bersuhu Normal (38-39′)

Kondisi hewan juga diwajibkan sehat, memiliki suhu badan yang normal. Artinya hewan tidak sedang terjangkit penyakit apapun. Kamu dapat melihat dari ciri pada kotorannya. Hewan yang sehat akan memiliki kotoran yang normal atau tidak mencret.

Baca Juga: 5 Cerita Nabi Ulul Azmi Beserta Mukjizatnya yang Istimewa

5. Tidak Cacat (Pincang, Mandul, Buta)

Pastikan hewan kurban tidak memiliki cacat dalam bentuk apapun. Mulai dari pincang, mandul, buta, ompong, hingga ekor atau telinga yang terpotong.

6. Nafsu Makan Baik & Tidak Kurus

Selain tak boleh sakit, hewan kurban juga harus memiliki nafsu makan yang baik. Dimana hewan tersebut memiliki berat badan yang normal.

7. Lincah & Bermata Cerah

Syarat ketujuh yaitu hewan kurban yang sehat pasti akan lincah, bermata cerah, dan bermuka cerah. Apabila ia tidak bersemangat seperti lesu dan mata terus berair tentu tidak diperbolehkan menjadi hewan kurban.

8. Hewan Kurban Tidak Sedang Hamil atau Habis Melahirkan

Mayoritas fuqaha Syafi’iyyah menyatakan hewan kurban yang sedang hamil atau habis melahirkan hukumnya tidak sah, sebab kehamilan yang dialami hewan dapat membuatnya kurus sehingga memiliki pengaruh yang signifikan dalam kuantitas daging.

Kedelapan syarat diatas wajib kamu patuhi agar tak terjadi dampak buruk saat dikonsumsi. Apabila hewan sedang terjangkit penyakit atau memiliki hal yang tak normal, hal yang ditakutkan yakni dapat membahayakan kesehatan kita. Kualitas daging pun turun karena tak sehat.

Bagi kamu yang ingin mengetahui makna lebih dalam dari perahayaan Idul Adha dan syarat detail untuk hewan kurban, kamu bisa membeli buku-buku islami yang tersedia dia JD.ID. Selain menambah ilmu, dengan membaca buku islami kamu pun akan mendapati pahala yang besar pula.

Buku Pintar Puasa Ramadhan Zakat Fitrah Idul Fitri Idul Adha Maulid Nabi

Isi Buku Pintar Puasa Ramadhan Zakat Fitrah Idul Fitri Idul Adha Maulid Nabi

Yuk cek kajian buku islami di JD.ID ada banyak promo diskon menarik di bulan ini lho! Pengirimannya juga gratis. Pokoknya dijamin untung dijamin pula dapat pahalanya.