Mengenal Sejarah Sepeda Brompton, Sepeda Lipat Yang Sedang Viral

0
978

Jika kamu sering perhatikan belakangan ini jalanan ibukota Jakarta lagi demam sepeda lipat yang sedang digemari kembali. Apalagi semenjak wabah COVID-19 seperti saat ini, sepeda juga mulai diminati lagi oleh seluruh warga Jakarta. Pengguna sepeda di Jakarta tercatat naik 10 kali lipat dari sebelumnya.

Hal ini di ungkapkan oleh The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) yang melakukan survei para pengguna sepeda di DKI Jakarta selama masa PSBB Transisi sejak diberlakukan pada 5 Juni lalu.

Apalagi tren sepeda lipat belakangan ini muncul merek baru yang sebenarnya sudah lama beroperasi, yaitu sepeda lipat Brompton.

Sepeda lipat dengan bobot yang ringan ini memiliki harga yang cukup mahal lho, harga paling murahnya berkisar antara belasan juta. Kenapa Brompton kini diminati dan seperti apakah sepeda lipat Brompton itu? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

 

Sejarah Brompton

Sebelumnya bagi sahabat JD.id yang belum mengenal Brompton, ada baiknya kita mulai dari sejarahnya terlebih dahulu. Brompton merupakan pabrikan sepeda lipat dan aksesori yang berbasis di Greenford, London, Inggris. Andrew Ritchie, pendiri Brompton, mulai merancang sepeda ini pada tahun 1975 di apartemennya di Brompton Oratory, London.

Desain sepeda Brompton pertama kali diperkenalkan tahun 1977 dan masih terlihat kaku, tapi dapat rapih terlipat dalam ukuran yang kecil. Ini adalah sebuah kemajuan yang pesat dalam industri sepeda lipat. Sejak saat itu sepeda Brompton mulai dikenal sebagai salah satu pelopor sepeda lipat terbaik di dunia.

 

Bentuk Disain Brompton

Semua model sepeda lipat Brompton memiliki kerangka dengan ciri lengkungan yang sama. Rangka tersebut terdiri dari tabung utama yang berengsel, poros belakang yang bisa berputar, garpu depan, sampai handle-bar yang berengsel. Tabung dan batang utama terbuat dari baja untuk semua model.

Sementara itu, segitiga belakang dan garpu depannya terbuat di antara baja atau titanium, tergantung dari modelnya. Bagian-bagian terbuat dari baja digabungkan dengan cara disolder, bukan dengan dilas seperti sepeda umumnya. Untuk bagian roda, Brompton menggunakan pelek berukuran 13.7 inci dan roda berdiameter 16″.

 

Ukuran Gear Yang Beragam

Brompton menawarkan empat pilihan gear yang disesuaikan dengan medan jalanan yang dilewati. Ukuran gear ini diwakili pada kode simbol angka pada nomor seri mobilnya. Misalnya model S6L artinya model ini dilengkapi dengan gear 6 percepatan.

1-speed

Tingkat percepatan paling standar. Kamu hanya tinggal mengayuhnya saja meskipun mungkin akan sedikit kesulitan untuk melahap jalanan yang sedikit curam.

2-speed

Gear ini menggunakan sistem derailleur yang unik dari Brompton. Gigi-giginya rata dengan sempurna dan memudahkan saat ingin bersepeda ke medan yang lebih menantang.

3-speed

Hub roda giginya kuat, tertutup dengan baik dengan penempatan tiga gigi roda dengan baik. Sistem percepatan ini cocok untuk perjalanan jarak menengah dengan jalanan yang agak berbukit.

6-speed

Dipadukan dengan sistem deraillleur yang dibuat khusus oleh Brompton, hub roda gigi lebar mereka menawarkan enam roda gigi dengan jarak yang sama. Tipe ini sangat ideal untuk touring dan melalui medan yang berbukit.

 

Bentuk Setang Yang Beragam

Brompton memiliki tipe setang yang variatif dan setiap tipenya akan menciptakan sensasi bersepeda yang berbeda-beda. Tipe setang ini bisa disesuaikan gaya bersepeda yang kamu inginkan. Berikut ini adalah tipe-tipe setang pada sepeda lipat Brompton.

S-type

Posisi grip yang lebih rendah dan desain setang yang datar dari tipe ini cocok untuk gaya bersepeda yang sporty. Sensasinya sama seperti sedang mengendarai road bike pada umumnya.

M-type

Tipe ini menjadi ciri khas dari setang Brompton. Setang M-type menawarkan posisi bersepeda yang nyaman dan tegak dengan ruang yang lega untuk bagasi depan.

H-type

Bentuknya mirip seperti M-type hanya saja tipe setang ini lebih tinggi (sekitar 59 cm). Posisi setang yang tegak lurus tidak akan mengganggu unsur aerodinamika saat bersepeda dan memiliki bentuk yang terlihat bagus.

P-type

Bentuknya seperti sayap kupu-kupu atau setang yang biasa ditemui pada sepeda balap. Tipe ini menawarkan beberapa posisi berkendara dan hand rest.

Material Frame

Untuk menjaga setiap produknya memiliki bobot yang ringan, Brompton hanya menggunakan dua material. Pertama adalah baja yang digunakan pada bagian setang dan rangka di hampir semua sepeda Brompton untuk memastikan kekuatan yang maksimal. Material kedua yang digunakan adalah titanium super ringan.

Material ini digunakan sebagai pengganti baja untuk bagian segitiga belakang, garpu depan, dan penahan lumpur agar bobot sepeda lebih ringan 1kg dari model baja yang biasa. Bobot yang ringan tentunya menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang ingin menenteng sepeda Brompton saat menaiki moda transportasi umum.

Sahabat JD.id, itulah sejarah singkat Brompton yang bisa kamu ketahui. Jangan lupa belanjakan kebutuhan olahraga dan bersepeda kamu hanya di JD.ID.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here