Cara Mengetahui Nomor Token Listrik Terbaru dan Terlengkap!

0
3242
Nomor Token Listrik
Source: Lifepal

Bagaimana sih cara menemukan nomor token listrik? Pertanyaan ini kerap masih dilontarkan oleh sebagian orang, khususnya buat mereka yang baru beralih dari listrik pascabayar menjadi prabayar.

Namun sebelum itu, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu apa itu pulsa listrik dan perbedaannya dengan listrik abodemen.

Token listrik adalah pulsa yang digunakan untuk melakukan isi ulang listrik PLN melalui meteran prabayar. Untuk dapat menggunakan listrik di rumah, kamu diharuskan untuk membeli token listrik yang nominalnya bisa disesuaikan berdasarkan kebutuhan.

Baca Juga: Cara Isi Token Listrik ke Meteran dengan Mudah dan Cepat

Selain itu, token listrik juga disebut dengan Listrik Pintar PLN karena kamu dapat mengatur pemakaian listrik seperti halnya penggunaan pulsa telepon.

Perbedaan Listrik Prabayar dengan Pascabayar

Perbaedaan Listrik Prabayar dan Pascabayar
Source: Tribun

Merujuk dari laman resmi PLN, jumlah pelanggan yang menggunakan listrik prabayar sudah mencapai 82,5 juta di tahun 2022. Angka tersebut bertambah hingga 3,6 juta dibanding tahun sebelumnya.

Buat kamu yang masih bingung apa perbedaan listrik prabayar dan pascabayar bisa simak penjelasannya di bawah ini:

Keterangan

Listrik Prabayar

Listrik Pascabayar

Pengertian Penggunaan listrik yang mengharuskan konsumen untuk membeli pulsa listrik terlebih dahulu. Dapat menggunakan listrik lebih dulu dan membayarnya di akhir bulan.
Kelebihan Konsumen bisa mengatur penggunaan listrik sesuai bujet sehingga dapat terhindar dari tagihan listrik yang membengkak. Konsumen tidak perlu takut listrik mati karena pemakaiannya tidak dibatasi oleh token listrik.
Kekurangan Listrik akan mati saat pulsa habis karena sistem pemakaiannya dibatasi oleh nominal token yang dibeli. Tagihan listrik bisa membengkak jika pemakaiannya tidak bijak.
Cara Pembelian dan Pembayaran Konsumen membeli token listrik sesuai dengan ID pelanggan sesuai dengan nominal yang diinginkan. Setelah pembayaran berhasil, akan terdapat kode token yang bisa diisi ke dalam meteran listrik. Konsumen akan mendapat tagihan listrik di akhir bulan.

 

Sekadar informasi, nomor token listrik atau stroom terdiri dari 20 digit angka yang dapat dimasukkan ke dalam kWh meter atau Meter Prabayar (MPB). Selain untuk isi ulang, MPB juga akan memberikan informasi berapa jumlah listrik yang dapat dilihat dari layar.

Meski demikian, menemukan kumpulan angka pulsa listrik kerap menjadi permasalahan yang dialami oleh banyak orang. Kendala tersebut tentunya akan menyebabkan kesulitan ketika ingin melakukan pengisian token pulsa.

Cara Melihat Nomor Token Listrik

Cara Lihat Nomor Token Listrik
Source: Pinterest

Untuk mengetahui nomor token listrik bisa kamu lakukan secara online maupun offline. Agar tidak bingung, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

Melalui Bukti Pembayaran

Setiap pembelian token listrik yang kamu lakukan pasti akan mendapatkan bukti transaksi bahwa pembayaran telah berhasil. Nah, di dalam struk tersebut biasanya terdapat nomor STROOM/Token yang biasanya digunakan untuk mengisi ulang meteran listrik dirumah.

Cek Nomor Token Listrik di PLN Mobile

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui nomor token listrik adalah dengan menggunakan aplikasi PLN Mobile. Simak cara dan tahapannya di bawah ini:

  • Buka aplikasi PLN Mobile.
  • Masukkan ID pelanggan di bagian profil.
  • Setelah terkoneksi, pilih menu “Aktivitas”.
  • Pilih menu riwayat transaksi.
  • Setelah itu kamu bisa melihat semua transaksi yang sudah pernah dilakukan.

Tarif Listrik per kWh

Tarif Listrik per kWh
Source: Harianhaluan

Selain mengacu pada tarif listrik, ada aspek lain yang jadi komponen dasar penghitungan yaitu Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang besarannya bervariasi dan diatur oleh masing-masing pemerintah daerah setempat yaitu antara 3 persen sampai dengan 10 persen.

Selain itu, seperti dilansir dari situs resmi PLN terdapat penyesuaian tarif listrik menjadi 13 golongan yang didasarkan dari beberapa faktor, seperti inflasi, harga minyak mentah, dan nilai tukar dolar Amerika terhadap rupiah.

Berikut rincian tarif kWh untuk pelanggan nonsubsidi hingga Februari 2022:

Golongan dan Daya Tarif per kWh
RI 900 VA Rp 1.352/kWh
RI 1.300 VA Rp 1.444/kWh
RI 2.200 VA Rp 1.444/kWh
R2 3.500 – 5.500 VA Rp 1.444/kWh
R3 6.600 VA ke atas Rp 1.444/kWh
B2 6.600 – 200 KVA Rp 1.444/kWh
I3 TM di Atas 200 KVA Rp 1.035/kWh
I4 TT 30 MVA ke atas Rp 996/kWh
P1 6.600 VA -200 KVA Rp 1.444/kWh
P2 di atas 200 KVA Rp 1.035/kWh
P3/TR Rp 1.444/kWh
L/TR/TM Rp 1.644/kWh

 

Baca Juga: Cara Cek Tagihan Listrik Terbaru dan Termudah!

Harga Token Listrik

Harga token listrik sangat bervariasi, kamu bisa membelinya dari nominal yang paling kecil hingga besar. Berikut rinciannya yang tersedia di salah satu ecommerce Indonesia, JD.ID:

  • Rp 20.000
  • Rp 50.000
  • Rp 100.000
  • Rp 200.000
  • Rp 500.000
  • Rp 1.000.000
  • Rp 5.000.000

Meski begitu, kamu tidak menerima sepenuhnya saat melakukan pengisian. Pasalnya, terdapat beberapa beban biaya yang akan ditambahkan, seperti:

  • Biaya admin: Rp 3.500 per transaksi
  • Biaya Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang berbeda di setiap daerah dan golongan. Misalnya, PPJ jakarta sebesar 3 persen, sedangkan Bandung 6 persen.
  • Biaya materai jika membeli pulsa listrik di atas Rp 200 ribu.

Simulasi Perhitungan Harga Token Listrik per kWh

Kamu membeli token listrik sebesar Rp 100 ribu di Jakarta dengan penggunaan daya 1.300 VA. Jika PPJ Jakarta 3 persen, bagaimana perhitungannya?

  • Pulsa listrik: Rp 100 ribu
  • PPJ Jakarta: 3 persen, Rp 100 ribu – 3 persen = Rp 3.000
  • Tarif dasar listrik RI 1.300 VA: Rp 1.444/kwh

Maka, (Rp 100 ribu – Rp 3.000)/Rp 1.444 = 67 kWh. Berarti, kamu akan mendapatkan daya sebesar 67 kWh apabila melakukan pembelian token listrik Rp 100 ribu untuk golongan pelanggan 1.300 VA.

Beli Token Listrik di JD.ID

Beli Token Listrik
Source: 99.co

Menjadi salah satu pengeluaran yang cukup menguras kantong, kamu dapat menghemat bujet dengan membeli token listrik di JD.ID. Selain nominalnya bervariasi, kamu juga bisa mendapatkan diskon hingga Rp 75 ribu dengan pembayaran menggunakan e-wallet OVO.

Tak hanya itu, cara membeli pulsa listrik di aplikasi JD.ID juga sangat mudah. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi JD.ID
  • Pilih kategori “Bills & Top Up
  • Klik “Bills” dan “Listrik PLN”
  • Masukkan Nomor Meter atau ID Pelanggan
  • Pilih nominal yang diinginkan, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 5 juta.
  • Klik “Lanjutkan” dan memilih metode pembayaran.
  • Jika pembayaran berhasil, kode token listrik dapat di cek pada halaman “Pesanan Saya”.
  • Bukti resi secara otomatis akan dikirimkan ke email pelanggan.

Menariknya, biaya administrasi yang ditawarkan juga sangat kecil, yaitu Rp 2.750 saja. Jadi tunggu apalagi? Yuk, beli pulsa listrik di JD.ID sekarang.