Apa Itu Keputihan? Ketahui Penyebab dan Jenisnya!

0
1030
Apa Itu Keputihan
Source: Freepik

Apa itu keputihan? Pertanyaan tersebut seringkali ditanyakan oleh para wanita Indonesia, terutama untuk kamu yang baru saja mengalaminya. Sebenarnya sebagian besar keputihan memang hal yang normal dan dapat sembuh dengan sendirinya.

Meski demikian, tak dapat dipungkiri bahwa saat mengalami keputihan membuat risih dan tidak nyaman untuk beraktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu, kamu wajib mengetahui keputihan apa yang sedang kamu alami.

Alasannya, keputihan sendiri memiliki banyak jenis dan terdapat dua kategori yang normal dan abnormal. Keputihan abnormal inilah yang dikatakan sebagai keputihan berbahaya dan wajib kamu waspadai.  Jadi apa itu keputihan? Untk dapat menjawab pertanyaan tersebut alangkah baiknya kamu mengenal dan memahami bacaan di bawah ini.

Apa Itu Keputihan dan Penyebabnya 

Apa Penyebab Keputihan
Source: Freepik

Tahukah kamu bahwa bagi pria maupun wanita sangatlah penting memahami mengenai organ vital, termasuk penyebab permasalahan yang terjadi. Keputihan atau fluor albus merupakan cairan bening atau putih yang keluar dari vagina.

Setelah mengetahui apa itu keputihan, kini kamu perlu mengetahui penyebabnya. Cairan tersebut muncul dikarenakan banyak hal. Diantaranya:

1. Pengaruh Kadar Hormon Esterogen dan pH yang Tidak Seimbang

Cairan keputihan dapat meningkat saat kamu sedang mengalami gairah seksual dan ovulasi. Maka tak heran apabila sebelum menstruasi kamu mengalami keputihan. Cairan keputihan ini juga keluar saat kamu menerima ransangan seksual, menyusui, berolahraga, penggunaan pil KB, atau sedang stres.

Selain dari itu rupanya beberapa makanan juga dapat menyebabkan keputihan lho! Misalnya seperti makanan yang tinggi akan gula dan lemak, beralkohol, kopi, bawang, asparagus, hingga makanan karhohidrat kompleks. hal ini menyebabkan kadar pH tidak sesuai dengan semestinya.

2. Vaginosis Bakterialis dan Infeksi Ragi Vagina

Penyebab keputihan berikutnya yakni infeksi pada area kewanitaan. Saat itulah tubuh kita akan mengeluarkan cairan guna membersihkan serta melumasi organ intim dari bakteri dan jamur. Keputihan akibat bakteri biasa dikatakan dengan Vaginosis bakterialis. Sedangkan yang disebabkan oleh jamur disebut dengan Infeksi ragi vagina.

Jamur penyebab keputihan adalah Candida Sp dan jenis yang paling sering menjadi pemicu bernama Candida Albicans. Dan untuk beberapa bakteri penyebab keputihan yakni Gardnerella, Lactobacillus, Bacteroides, Peptostreptococcus, Fusobacterium, serta Eubacterium.

Warna, bau, dan tekstur dari keputihan dapat dipengaruhi akibat perubahan keseimbangan bakteri pada Miss V. Itu karena ketika jumlah bakteri berbahaya meningkat, infeksi vagina lebih mungkin terjadi.

Pada umumnya bakteri dan jamur tersebut dapat muncul atau meningkat disebabkan oleh lembapnya bagian vagina. Hal tersebut dapat dikarenakan saat menggunakan pakai pakaian ketat atau bulu kemaluan yang terlalu lebat.

3. Trikomoniasis

Trikomoniasis merupakan keputihan yang cukup berbahaya dan menyebar saat berhubungan seksual. Infeksi tersebut disebabkan oleh protozoa, atau organisme bersel tunggal Trichomonas vaginalis.

Berbeda dari keputihan pada umumnya, trikomoniasis ditandai dengan warna kekuningan atau hijau serta memiliki bau yang tidak sedap.

4. Infeksi human papillomavirus (HPV)

HPV atau kanker serviks ini juga dapat menular melewati hubungan seksual. Infeksi tersebut ditandai dengan ciri keputihan yang bewarna coklat, bertekstur encer, dan memiliki aroma yang tidak sedap.

Bukan hanya itu saja pada umumnya gejala ini disertai dengan demam, nyeri di bagian perut, penurunan berat badar secara terus menerus, mudah kecapean, serta adanya peningkatan buang air kecil.

Baca Juga: Vagina Kamu Terasa Gatal? Yuk Cari Tahu untuk Mengatasinya!

Macam-Macam Keputihan Pada Wanita

Macam Macam Keputihan Pada Wanita
Source: Freepik

Untuk menentukan jenis keputihan ini ditandai dengan warna, bau, dan juga tekstur. Dan biasaanya untuk keputihan abnormal akan disertai dengan gejala lainnya. Untuk mengetahui lebih lengkapnya kamu bisa membedakannya di bawah ini:

Apa Itu Keputihan yang Normal?

Yang tergolong dalam keputihan taraf normal dari beberapa penyebab faktor diatas yakni, pengaruh kadar hormon esterogen dan pH yang tidak seimbang. Sehingga hal ini sangatlah wajar apabila dialami oleh para wanita.

Meskipun jumlah, warna, dan juga tektur pada setiap wanita berbeda, akan tetapi keputihan yang normal akan selalu ditandai dengan:

  • Bewarna bening atau putih
  • Aroma tidak menyengat
  • Tesktur cairan dapat berubah tergantung siklus menstruasi

Keputihan yang Berbahaya

Nah ini dia yang wajib kamu waspadai. Keputihan yang berbahaya atau biasa dikatakan dengan keputihan abnormal memiliki banyak faktor penyebabnya. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, yang termasuk sebagai keputihan abnormal yakni Vaginosis Bakterialis, Infeksi Ragi Vagina, Trikomoniasis, dan Infeksi human papillomavirus (HPV).

Meski sebenarnya ada banyak lagi penyebab lainnya, akan tetapi 4 faktor itulah yang cukup banyak dialami kaum wanita.

Ada pula beberapa faktor kemungkinan yang dapat membuat terjadinya infeksi vagina yang menyebabkan keputihan ini, misalnya sering berhubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan tanpa mengenakan kondom, adanya iritasi di area vagina, menggunakan pakaian dalam terlalu ketat, tidak menjaga kebersihan area kewanitaan, dll.

Keputihan yang berbahaya ini dapat ditandai dengan:

  • Cairan keputihan memiliki warna dan tekstur yang tak biasa seperti kuning, hijau, coklat, atau keruh
  • Memiliki bau yang tidak sedap dan menyangat
  • Cairan keputihan keluar lebih banyak dari biasanya
  • Bahkan ada pula yang mengeluarkan darah di luar jadwal haid

Baca Juga: Miss V Mulai Longgar? Begini Cara Merapatkannya!

Obat Keputihan

Untuk mengatasi keputihan, tentunya kamu bisa menggunakan obat keputihan. Obat keputihan sendiri terbagi menjadi dua macam yakni dikonsumsi dan hanya penggunaan luar saja.

Akan tetapi obat yang dikonsumsi alangkah baiknya direkomendasikan oleh dokter saja. Sedangkan sebelum mengonsumsi obat kamu bisa mencoba penggunaan obat luar terlebih dahulu. Nah berikut beberapa obat keputihan penggunaan luar di bawah Rp 30 ribu.

1. Lactacyd Pembersih Kewanitaan – Rp 21 Ribu

Lactacyd Pembersih kewanitaan
Lactacyd Pembersih Kewanitaan
Lactacyd
Lactacyd
Lactacyd
previous arrow
next arrow

Lihat Produk

Salah satu cairan pembersih kewanitaan untuk menangani keputihan yang cukup banyak direkomendasikan para dokter yakni Lactacyd Feminine Hygiene All Day Care. Pasalnya cairan tersebut mengandung Lactoserum Lactic Acid yang dapat mengatasi keputihan akibat vaginosis bakteri, serta mengembalikan pH vagina.

Cara pemakaiannya pun seperti sabun cair secara teratur. Pertama-tama kocok terlebih dahulu, lalu tuang ke telapak tangan secukupnya. Usapkan pada area intim dari arah depan ke belakang. Tunggu selama 30 detik, kemudian bilas dan keringkan.

2. Betadine Feminine Hygiene – Rp 22 Ribu

Betadine Feminine Wash
Betadine Feminine Wash 2
Betadine Feminine Wash 1
Betadine Feminine Wash 2
previous arrow
next arrow

Lihat Produk

Rekomendasi berikutnya yakni Betadine Feminine Hygiene yang mengandung zat aktif Povidone Iodine. Zat ini merupakan agen antiseptik yang mana dapat mencegah terjadinya infeksi. Cairan ini dapat mengatasi keputihan, gatal di organ intim, dan bau yang tidak sedap.

Untuk penggunaannya kamu bisa tuangkan Betadine Feminine Hygiene ke tutup botol. Satu tutup botol (8ml) dapat kamu larutkan dengan 1 liter air. Selanjutnya kamu dapat membasuh area kewanitaan dan diamkan selama satu menit. Setelah itu bilas dan keringkan.

3. Sumber Ayu Pembersih Kewanitaan- Rp 12 Ribu

Sumber Ayu Pembersih Kewanitaan
Sumber Ayu Pembersih Kewanitaan
Sumber Ayu Pembersih Kewanitaan
Sumber Ayu Pembersih Kewanitaan 1
Sumber Ayu Pembersih Kewanitaan 2
Sumber Ayu Pembersih Kewanitaan 3
previous arrow
next arrow

Lihat Produk

Dan cairan pembersih kewanitaan terakhir yaitu Sumber Ayu. Kandungan yang terdapat di dalamnya antara lain ekstrak bengkoang, licorice, susu, kayu rapet, manjakani, serta daun sirih.

Cairan ini mengandung pH 3,5 yang dapat membantu memelihara kondisi alami kulit organ intim kamu. Selain itu ia juga mampu menghilangkan bau tidak sedap, membersihkan sekalgus mencerahkan area kewanitaan, mencegah kulit dari iritasi, dan pastinya dapat mencegah pertumbuhan bakteri pada organ intim kamu.

Untuk cara penggunaannya kamu bisa menuangkan Sumber Ayu Pembersih Kewanitaan di tangan lalu busakan dengan memberikan sedikit air. Basuhkan pada organ intim secara menyeluruh. Terakhir bilas dan keringkan.

Jadi sudahkah kamu memahami ‘apa itu keputihan’? Jika saat ini kamu sedang mengalaminya, kamu dapat menggunakan beberapa rekomendasi cairan pembersih kewanitaan diatas. Namun apabila tak kunjung sembuh segeralah konsultasikan permasalahan tersebut dengan dokter agar diberikan resep obat untuk dikonsumsi.

Tunggu apalagi? Yuk rawat organ intim kamu agar tetap bersih, wangi, dan keset dengan cairan pembersih kewanitaan. Untuk mendapatkannya kamu bisa kunjungi website maupun aplikasi JD.ID. Selain ada banyak promo menarik, kamu juga akan mendapati layanan pengiriman yang aman, cepat, dan pastinya gratis ke seluruh Indonesia.