Mengetahui 2 Jenis Gangguan Saluran Cerna Pada Bayi

0
216

Gangguan saluran pencernaan pada anak yang tidak tertangani dapat menganggu tumbuh kembangnya. Hal ini terjadi karena asupan nutrisi yang seharusnya didapatkan tidak terserap secara optimal, sehingga memberikan dampak buruk pada tubuh.

Padahal 1.000 hari pertama adalah periode emas perkembangan anak yang harus dimaksimalkan. Anak sangat rentan mengalami gangguan saluran cerna karena organ tubuhnya belum berfungsi sempurna.

Sampai anak usia dua tahun masih ada lapisan mukosa atau selaput lendir yang masih jarang dan ada jarak, jadi bisa masuk hal-hal lain. Terdapat dua jenis gangguan saluran cerna yang kerap terjadi pada bayi adalah alergi susu sapi (ASS) dan gangguan saluran cerna fungsional alias functional gastrointestinal disorder (FGID).

ASS dipicu konsumsi susu sapi atau produk olahannya, sementara FGID cenderung lebih rumit dan saling berinteraksi. FGID adalah gejala saluran cerna yang tidak dapat dijelaskan baik secara struktur maupun biokimia.

Hal ini bisa terjadi secara kronis atau dalam jangka panjang, maupun rekuren yakni dialami berulang kali.  Faktor lain yang menyebabkan gangguan saluran cerna ini adalah biologis, psikososial, lingkungan, maupun budaya.

Frieda mengatakan, gejala FGID bisa bervariasi mulai dari kolik, gumoh hingga konstipasi. Ketiganya bisa terjadi dalam rentang usia yang berbeda-beda dengan gejala yang berlainan pula.

Kolik, misalnya, terjadi apabila bayi berperilaku tidak tenang, rewel dan menangis dalam waktu lama dengan alasan yang tidak jelas. Meskipun tergolong akan sembuh dengan sendirinya ketika anak usia 3-4 bulan, kolik dapat memperlambat tumbuh kembang bayi.

Sedangkan gumoh terjadi karena fungsi motilitas saluran cerna bayi belum sempurna sehingga susu keluar dari mulutnya. Gumoh jelas berbeda dengan muntah, karena bayi cenderung tidak rewel dan tetap aktif.

Selain itu, ada pula gejala FGID berupa konstipasi alias kesulitan BAB dalam kurun waktu tertentu. Hal ini bisa disebabkan saluran cerna yang belum matang atau gangguan organ lain yang harus diperiksakan.

Banyak orangtua kesulitan membedakan gejala gangguan saluran cerna yang dialami anaknya. Apalagi, kondisi ini membutuhkan pengamatan yang detail dalam rentang waktu cukup lama guna memastikannya.

Itulah informasi yang bisa Sahabat JD.ID ketahui mengenai gangguan saluran pencernaan pada bayi. Beragam produk kebutuhan bayi dan juga anak-anak bisa Sahabat JD.ID temukan hanya di JD.ID #DijaminOri.