Tidak Nyaman Pakai Masker ? Simak Tips Berikut Ini

0
254

Menggunakan masker adalah salah satu protokol kesehatan yang harus dipatuhi di masa pandemi Covid-19 ini, demi menekan penyebaran virus.

Namun, mengenakan masker membuat sebagian orang merasa tidak nyaman. Jika Sahabat JD.ID adalah salah satunya, berikut empat keluhan umum ketika mengenakan masker dan tips mengatasinya:

1. Membuat Sulit Bernafas

Memakai masker terkadang menyebabkan sensasi ketidaknyamanan dalam bernapas atau sesak napas, yang disebut dispnea. Kondisi ini terutama dirasakan oleh mereka yang berolahraga mengenakan masker.

Ketika kita memakai masker, kita berusaha menarik udara dari baliknya. Sementara masker memiliki ketahanan terhadap aliran udara. Itulah mengapa kita perlu berupaya lebih keras untuk menarik napas ketika mengenakan masker.

Solusinya adalah dengan melakukan strategi terbaik untuk bernapas lebih nyaman ketika memakai masker adalah menurunkan kecepatan bernapas. Hal itu dilakukan untuk mengurangi resistensi terhadap masker.

Kemudian, cobalah menarik napas dengan mengerucutkan bibir. Jika Sahabat JD.ID sedang berjalan, turunkan kecepatan untuk menurunkan permintaan udara dari paru-paru.

2. Mengalami Klaustrofobia

Mengenakan masker bisa menimbulkan rasa cemas bagi sebagian orang, bahkan memicu klaustrofobia atau ketakutan berada di ruang tertutup.

Ketika Sahabat JD.ID mengalami cemas, akan bernapas lebih cepat untuk mendapatkan lebih banyak oksigen ke dalam darah, dan jantung berdetak lebih cepat.

Sebetulnya ini hanyalah sistem alarm tubuh yang melakukan tugas evolusionernya.

3. Iritasi Kulit

Ruam wajah atau jerawat akibat penggunaan masker adalah hal biasa. Beberapa penyebabnya adalah karena masker dapat menjebak minyak di wajah, iritan dan alergen pada kulit serta menghalangi folikel rambut dan kelenjar, sehingga menyebabkan jerawat.

Dalam kasus lain, beberapa orang memiliki mengakami ketombe pada wajah, yang disebut dermatitis seboroik. Kondisi tersebut adalah ruam merah bersisik yang dapat diperburuk oleh panas dan kelembapan yang menumpuk di balik masker.

Solusinya: cuci masker kain secara teratur. Selain itu, bersihkan wajah secara teratur dan mempertimbangkan pembersih jerawat mengandung asam salisilat untuk membantu membuka pori-pori yang tersumbat. Untuk dermatitis seboroik, cuci rambut setiap hari dengan sampo anti ketombe dan atasi wajah berminyak menggunakan pembersih lembut.

4. Tali Masker Membuat Telinga Sakit

Tali masker bisa menyebabkan sakit pada telinga bagi sebagian orang. Tali elastis juga daat menarik telinga dan memberi tekanan pada kulit di sekitar telinga, sehingga menyebabkan iritasi. Solusinya: untuk masalah iritasi kulit, penggunaan krim steroid atau pelembap.

Beberapa alat tambahan juga bisa membantu meredakan tekanan di telinga, salah satunya “ear saver”, yakni yaitu tali atau klip yang dipasang pada tali dan dikenakan di belakang kepala.

Sahabat JD.ID bisa membuatnya sendiri dengan memasukkan tali sepatu melalui loop telinga dan mengikatnya di belakang kepala. Pilihan lainnya adalah masker dengan tali telinga kain, yang dapat mengurangi iritasi atau dan masker dengan tali kain yang dapat diikat di belakang kepala (headloop).

Itulah beberapa tips yang Sahabat JD.ID harus perhatikan soal penggunaan masker, di tengah pandemic seperti sekarang ini dan juga menjelang libur akhir tahun kita harus lebih memaksimalkan penjagaan diri dengan menggunakan masker setiap saat di tempat yang ramai.

Hal ini untuk membuat kita lebih terhindar dari penularan virus selama berlibur. Tetap jaga kesehatan dan juga patuhi protocol kesehatan selama berlibur ya Sahabat JD.ID.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here