Banyak orang menyangka keuntungan investasi emas hanya terbatas pada potensi kenaikan harga. Padahal, emas merupakan instrumen investasi yang menawarkan lebih banyak keuntungan. Bagi kamu yang baru mulai dan ingin berinvestasi, emas bisa menjadi pilihan menarik. Banyak orang mengenal emas sebagai logam mulia yang harganya cenderung naik, terlebih dalam jangka panjang. Namun, keuntungan investasi emas jauh lebih banyak dari sekadar potential upside/gain. Lantas, apa saja sih keuntungan investasi emas yang harus kamu ketahui? Berikut ini penjelasan lengkapnya.

 

1. Bebas Pajak

Sahabat JD.ID, tahukah kamu kalau keuntungan atas penjualan emas tidak dikenakan pajak. Jadi, seluruh uang hasil penjualan emas utuh masuk ke dompet kalian. Hal ini berbeda dibandingkan sejumlah instrumen investasi lain. Namun, perlu kamu ingat, setiap pembelian emas baik emas perhiasaan maupun emas Antam dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh).

 

2. Bisa Dibeli Secara Online

Kini proses jual dan beli begitu mudah, bahkan kamu bisa membeli emas di JD.ID. Kamu pun jangan khawatir, karena emas atau logam mulia yg dijual di JD.ID sudah dipastikan kualitas dan mutunya karena JD.ID hanya menjual barang original #DijaminOri.

 

3. Risiko Kecil

Emas dikenal dengan volatilitas harganya yang statis dalam jangka pendek. Oleh karenannya, risiko investasinya jauh lebih rendah dibandingkan instrumen investasi lain. Harga emas tidak akan mengalami penurunan yang drastis atau peningkatan tajam dalam waktu singkat. Sifat ini berbeda dengan saham yang pergerakan harganya sangat dinamis.

 

4. Berinvestasi Dengan Nilai Kecil

Banyak orang menyangka binvestasi emas membutuhkan modal yang besar. Faktanya, sudah banyak platform yang memungkinkan investor mulai berinvestasi dari nominal yang kecil. Seperti halnya di JD.ID, kamu pun dapat membeli emas dengan jumlah yang sangat kecil sebagai permulaan.

 

5. Dapat Mennggantikan Aset Kekayaan

Emas jauh lebih tahan terhadap inflasi dibandingkan uang. Contoh, kamu membeli emas seharga Rp 10 juta. Nilai tukarnya tidak akan jauh lebih rendah ketika kamu menjualnya 10 tahun kemudian. Berbeda jika kamu mengubah uang Rp 10 juta ke dalam bentuk barang, seperti kendaraan. Dalam 10 tahun ke depan, nilai tukar atau nilai barang tersebut akan jauh lebih rendah dibandingkan saat membelinya di awal.

 

6. Harga Emas Cenderung Stabil

Walaupun kenaikan harga emas tergolong pelan, namun prospeknya sangat menjanjikan terutama saat terjadi krisis ekonomi. Emas bisa menjadi aset yang bisa memberikanmu keuntungan saat keadaan krisis. Bahkan dalam beberapa kejadian, harga emas malah mengalami peningkatan ketika krisis. Contohnya saat krisis ekonomi AS di tahun 1976. Oleh karena itu, emas bisa dikatakan tidak terlalu terpengaruh oleh kondisi ekonomi baik makro ataupun mikro.

Itulah 6 keuntungan yang harus kamu ketahui sebelum berinvestais emas. Jika kamu tertarik untuk berinvestasi emas, kamu dapat memulainya di JD.ID.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here