Awas Mobil Rusak Bekas Banjir, Ada Karat di Bawah Karpet?

0
552
Mobil Rusak Bekas Banjir
Foto: Freepik

Mobil rusak akibat banjir tentu menjadi hal yang “ditakutkan” banyak orang karena dapat menimbulkan kerugian besar. Tidak hanya perbaikannya yang dapat merogoh kocek besar, kualitas mesin dan performa kendaraan juga jadi tidak optimal.

Maka dari itu, tak sedikit orang yang mobilnya pernah menerjang atau terendam banjir memutuskan untuk menjualnya dengan harga murah. Sayangnya, ada saja yang masih tergiur mobil harga miring dan berakhir dengan penyesalan.

Pasalnya, uang yang akan kamu keluarkan justru jauh lebih besar lantaran harus memperbaiki sejumlah onderdil seperti mesin, kaki-kaki kendaraan hingga interior dan eksteriornya.

Contohnya saja, komponen Electronic Control Unit (ECU) yang jika sudah terendam air tidak akan dapat bekerja dengan maksimal. Untuk harganya sendiri tergantung dari jenis mobilnya, seperti Toyota Avanza yang dibanderol sekitar Rp 2 jutaan.

Oleh karena itu, pentingnya kamu lebih aware saat mendapat penawaran harga mobil murah. Pastikan kamu melakukan pengecekan secara detail, setiap bagian kendaraan agar tidak tertipu.

Baca Juga: Awas Mogok, Banjir Jakarta Kerap Terjadi di 47 Titik Ini!

Ciri-ciri Mobil Rusak Bekas Banjir

Siapa di antara kamu yang menganggap mobil rusak bekas banjir sudah tidak layak pakai karena tampilannya tak lagi mulus dan menawan? Eits, tunggu dulu!

Kebanyakan mobil saat ini body-nya masih sangat bagus meski sudah pernah terkena banjir. Hal itu tak lain karena para pemilik melakukan perawatan sebelum kendaraan miliknya dijual dengan harga murah.

“Trik” tersebut dilakukan agar mobil dapat dijual cepat sebagaimana mestinya meski ada beberapa komponen yang fungsinya sudah kurang baik. Salah satu contohnya, yaitu lampu indikator EPS (Electric Power Steering) di bagian dashboard yang rentan rusak.

Tetapi, selain itu masih ada beberapa tanda kalau mobil pernah terkena banjir dan tidak terlihat secara kasat mata. Yuk, simak langsung ulasannya berikut ini.

1. Karat di Bagian Interior atau Eksterior Mobil

Ciri-ciri pertama yang bisa kamu ketahui kalau mobil rusak karena banjir, yaitu adanya karat di bagian-bagian tertentu, seperti rem tangan, bumper, dan rangka bawah mobil.

Jika dilihat sekilas mungkin kamu tidak akan menemukannya, sehingga disarankan untuk memeriksanya lebih teliti agar kondisinya terlihat lebih jelas apakah terdapat karat atau bagian-bagian yang sudah basah.

2. Ada Lumpur di Beberapa Interior

Saat banjir, biasanya lumpur maupun sampah-sampah kecil yang terbawa arus air akan masuk ke dalam mobil, mengotori beberapa komponennya, bahkan mengendap di dalamnya. Oleh karena itu, para pemilik harus membersihkannya secara maksimal agar tidak ada sisa kotoran yang tertinggal.

Nah, bagi kamu yang akan membeli mobil bekas pun perlu mengeceknya lebih jeli agar mengetahui ada atau tidaknya endapan lumpur, maupun kotoran lain di sela-sela interior bahkan sudut-sudut tertentu.

3. Ketahui Mobil Rusak dari Mesin yang Kurang Sehat

Selain dari dua hal di atas, kamu juga bisa memeriksa bagian mesin untuk mengetahui apakah mobil pernah terkena banjir atau tidak. Salah satu contohnya, yaitu oli yang akan berubah warna menjadi coklat keputihan jika kendaraan pernah terkena banjir.

Tak hanya itu, suara mesin kendaraan juga terdengar berbeda karena lebih kasar dan keras dibandingkan mobil biasa yang masih berfungsi normal dan sehat.

4. Kerusakan Komponen Elektronik

Ciri-ciri mobil rusak bekas banjir ternyata bisa dilihat dari komponen elektroniknya, baik itu lampu, audio, wiper, ataupun AC. Pasalnya, alat-alat tersebut diketahui rentan rusak apabila terkena air, sehingga buat kamu yang ingin membeli bisa mengecek setiap bagiannya untuk memastikan fungsinya berjalan baik.

5. Aroma Kabin Tidak Sedap

Hal terakhir yang menjadi tanda bahwa mobil rusak bekas banjir adalah aroma kabin yang tidak sedap. Hal itu disebabkan oleh air yang sudah menyerap ke beberapa bagian mobil, serta dilakukannya pembersihan menggunakan banyak pengharum sehingga menimbulkan “bau apek”.

Tips Agar Tak Membeli Mobil Rusak Bekas Banjir

Risiko perawatan yang besar dan merogoh kocek dalam tentu membuat kamu harus apik dalam memilih mobil yang akan dibeli. Jangan sampai terjebak dengan body yang menawan dan harga murah, namun komponennya kurang “layak” bagaikan mobil rusak.

Maka dari itu, selain memeriksa seluruh komponen kendaraan, kamu juga perlu mengetahui kelengkapan catatan servis dan dokumen mobil, melakukan perbandingan harga, serta test drive seperti yang dijelaskan berikut ini.

1. Cek Kondisi Mobil Bersama Mekanik

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah melakukan pengecekan unit bersama mekanik andal. Pasalnya, mereka adalah tenaga ahli yang sudah memiliki pengetahuan dan kemampuan profesional di bidang otomotif, terutama mobil.

Dengan begitu, mekanik dapat memberikan informasi lengkap dan tentunya penting mengenai kondisi mobil bekas yang mungkin belum diketahui orang awam.

2. Mengetahui Catatan Servis Lengkap

Catatan servis (service record) adalah sebuah laporan yang berisi catatan perawatan mobil, seperti servis rutin atau penggantian komponen yang pernah dilakukan selama mobil digunakan. Jadi, ini adalah riwayat lengkap suatu kendaraan yang sudah pasti dimiliki para pemiliknya.

Nah, catatan ini juga yang nantinya wajib diketahui oleh kamu yang ingin mobil bekas untuk menilai bagaimana pemilik sebelumnya mengurus kendaraannya.

3. Memastikan Kelengkapan Dokumen

Tips yang perlu kamu lakukan selanjutnya, yaitu memastikan kelengkapan dokumen seperti BPKB, STNK, hingga faktur kendaraan. Hal itu berguna agar nantinya proses administrasi kendaraan berlangsung lancar, bahkan jika sewaktu-waktu kamu ingin menjualnya.

4. Melakukan Perbandingan Harga

Ini adalah hal penting yang tak boleh dilewatkan, karena kamu bisa melihat kondisi dan kualitas suatu mobil dari harga jualnya. Biasanya, kendaraan yang memiliki riwayat kurang baik seperti pernah mengalami kecelakaan atau musibah akan dijual harga miring.

Maka dari itu, sebelum menyesal kamu perlu melakukan perbandingan harga dari satu showroom ke showroom lainnya, sekaligus melihat langsung unit yang tersedia.

5. Cegah Mobil Rusak dengan Melakukan Test Drive

Tips terakhir yang perlu kamu lakukan agar tidak salah membeli mobil, yaitu melakukan test drive. Ini adalah hal yang lumrah dan wajib kamu coba karena bisa merasakan langsung bagaimana kondisi mesin mobil dan komponen lainnya yang krusial seperti rem, kaki-kaki, hingga transmisi.

Baca Juga: Rawat Mobil Matic dengan 10 Cara Ini, Dijamin Awet!

Itu dia informasi yang sudah kamu ketahui mengenai ciri-ciri mobil rusak bekas banjir serta tips memilihnya yang benar. Bagaimana, cukup banyak kan hal-hal yang perlu dilakukan?

Tapi, tenang saja karena semua itu tidak serumit yang dibayangkan. Kamu bisa meminta bantuan mekanik andal untuk mengeceknya secara detail untuk meminimalisir kesalahan.

Jika dirasa sudah cukup dan kamu tertarik untuk membeli kendaraan tersebut, jangan lupa lakukan perawatan rutin di bengkel terpercaya, dan membeli sejumlah komponen penunjang secara online di JD.ID.

Pasalnya, platform belanja ini menyediakan banyak barang original dan tentunya berkualitas dari berbagai merek ternama, sehingga kamu bisa memilihnya sesuai keinginan, kebutuhan, dan bujet yang ada. Lalu, jika ingin lebih hemat kamu bisa menggunakan sejumlah promo yang tersedia seperti diskon, cashback, gratis ongkir, dan cicilan 0%.

Dengan semua promo itu, kegiatan belanja jadi semakin menyenangkan, terlebih produk-produk yang dijual sudah #DijaminORI, dan kamu juga bisa melakukan pembayaran secara fleksibel dengan memilih satu metode yang ingin digunakan.

Gimana, sangat mudah dan seru kan berbelanja di JD.ID? Kalau begitu, tunggu apalagi? Sebelum kehabisan, yuk beli sekarang!