Harga BBM Naik, Efeknya Sampai ke Tarif Ojek Online?

0
1208
Harga BBM Naik, Efeknya Sampai ke Tarif Ojek Online?
Foto: metropolitan.id

Harga BBM naik menjadi Rp 10.000 untuk Pertalite ternyata cukup menghebohkan masyarakat. Pasalnya, bensin subsidi yang sangat diandalkan ini sebelumnya dibanderol relatif terjangkau, yakni Rp 7.650 per liter.

Maka dari itu, hadirnya kebijakan ini sebenarnya pilihan terakhir pemerintah untuk melindungi rakyat dari lonjakan harga minyak dunia. Mengingat, hal tersebut juga berdampak pada harga Bahan Bakar Minyak di dalam negeri.

“Dalam situasi sulit saat ini, pemerintah harus membuat keputusan yang juga menjadi pilihan terakhir, yaitu mengalihkan subsidi BBM sehingga harga beberapa jenis bahan bakar yang mendapatkan bantuan akan mengalami penyesuaian,” ujar Jokowi dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada 3 September 2022.

Upaya yang dilakukannya itu pun ternyata masih memberikan dampak ke sejumlah aspek, salah satunya tarif ojek online yang juga ikut meningkat, bahkan memengaruhi kehidupan masyarakat.

Pasalnya, banyak orang kini sudah bergantung pada transportasi ojek online untuk mempermudah mobilitasnya dalam beraktivitas. Itulah mengapa kenaikan tarif ini memberatkan banyak pihak, baik driver maupun pengguna aktif ojek online.

Memangnya, berapa sih kenaikan tarif ojol sekarang? Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktur Jenderal Perhubungan Darat telah mengumumkan secara resmi tarif baru ojek online yang berlaku pada 10 September 2022. Berikut rinciannya:

  • Tarif ojol zona I (Sumatra, Bali, dan Jawa selain Jabodetabek)
    • Biaya jasa batas bawah, Rp 2.000/km
    • Biaya jasa batas atas, Rp 2.500/km
    • Biaya jasa minimal, Rp 8.000-Rp 10.000.
  • Tarif ojol zona II (Jabodetabek)
    • Biaya jasa batas bawah, Rp 2.550/km
    • Biaya jasa batas atas, Rp 2.800/km
    • Biaya jasa minimal, Rp 10.200-Rp 11.200.
  • Tarif ojol zona III (Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku, Papua)
    • Biaya jasa batas bawah, Rp 2.300/km
    • Biaya jasa batas atas, Rp 2.750/km
    • Biaya jasa minimal, Rp 9.200-Rp 11.000.

Baca Juga: Ramai Aplikasi Ojek Online, Ini Tarif Terbaru yang Wajib Kamu Tahu!

Kenapa BBM Naik Memengaruhi Tarif Ojek Online?

Kenapa BBM Naik Mempengaruhi Tarif Ojek Online?
Foto: ternate.hallo.id

Siapa di antara kamu yang masih bingung atau mencari tahu alasan dibalik naiknya tarif ojek online di tengah “gempuran” berita tentang melejitnya harga BBM? Sini, simak informasinya bersama-sama!

Jadi, sebagai salah satu moda transportasi yang memanfaatkan kendaraan bermotor, agar bisa berjalan tentu dibutuhkan Bahan Bakar Minyak. Nah, karena adanya penyesuaian harga yang cenderung meningkat di beberapa jenis bensin, maka tarif ojek online pun ikut terkena imbasnya.

Tetapi, selain itu juga ada hal lain yang dipertimbangkan sampai akhirnya tarif ojek online resmi dinaikkan pemerintah, dan ditetapkan dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat, apa saja?

Komponen Penyesuaian Biaya Ojek Online

Hadirnya tarif baru ojek online saat ini pada dasarnya merupakan hasil penyesuaian terhadap beberapa hal, yang di antaranya yaitu:

  • Harga Bahan Bakar Minyak (BBM)
  • Upah Minimum Regional (UMR)
  • Perhitungan biaya jasa lainnya.

Dari ketiga poin tersebut, sebenarnya untuk jasa ojek online ada perhitungannya sendiri karena terdapat biaya langsung dan tidak langsung yang mencakup kenaikan UMR, asuransi pengemudi, jasa minimal order 4 km, serta kenaikan harga BBM.

Tidak hanya itu, biaya sewa penggunaan aplikasi pun turut mengalami penurunan, dari yang sebelumnya ditetapkan 20 persen kini paling tinggi menjadi 15 persen. Dengan adanya perubahan di beberapa aspek inilah tarif ojol akhirnya meningkat, dan menyusul harga BBM naik.

Rincian Tarif Ojek Online Sebelum dan Sesudah BBM Naik

Untuk rincian tarif ojek online, di bawah ini kamu bisa mengetahuinya secara jelas biaya sebelum adanya kenaikan dan sesudahnya, sesuai dengan KP 564 Tahun 2022, yaitu:

Wilayah Tarif Lama Ojek Online Tarif Baru Ojek Online
Zona I

(Sumatra, Bali, dan Jawa selain Jabodetabek)

  • Biaya jasa batas bawah, Rp 1.850/km
  • Biaya jasa batas atas, Rp 2.300/km
  • Biaya jasa minimal, Rp 7.000-Rp 10.000.
  • Biaya jasa batas bawah, Rp 2.000/km
  • Biaya jasa batas atas, Rp 2.500/km
  • Biaya jasa minimal, Rp 8.000-Rp 10.000.
Zona II

(Jabodetabek)

  • Biaya jasa batas bawah, Rp 2.250/km
  • Biaya jasa batas atas, Rp 2.650/km
  • Biaya jasa minimal, Rp 9.000-Rp 10.500.
  • Biaya jasa batas bawah, Rp 2.550/km
  • Biaya jasa batas atas, Rp 2.800/km
  • Biaya jasa minimal, Rp 10.200-Rp 11.200.
Zona III

(Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku, Papua)

  • Biaya jasa batas bawah, Rp 2.100/km
  • Biaya jasa batas atas, Rp 2.600/km
  • Biaya jasa minimal, Rp 7.000-Rp 10.000.
  • Biaya jasa batas bawah, Rp 2.300/km
  • Biaya jasa batas atas, Rp 2.750/km
  • Biaya jasa minimal, Rp 9.200-Rp 11.000.

Itu dia rincian tarif yang dikenakan untuk penggunaan jasa ojek online saat ini. Bagaimana, sudah sangat jelas, bukan? Apalagi, dari kenaikan tersebut bisa dilihat selisih tarif sebelum dan sesudah ditetapkan harga terbarunya, yaitu sekitar lima sampai 13 persen.

Dengan begitu, rincian harga tersebut bisa digunakan untuk kamu memperkirakan berapa besar dana yang harus disisihkan jika ingin menggunakan ojek online dalam beraktivitas.

Oh iya, sebelumnya kamu juga harus tahu apa yang dimaksud dengan biaya jasa batas atas dan bawah, karena istilah ini kurang familiar di masyarakat.

Jadi, batas bawah adalah harga jasa terendah yang digunakan sebagai dasar untuk menetapkan tarif jarak minimum (paling dekat). Sampai saat ini, jarak tempuh yang harus dibayarkan penumpang dengan tarif batas bawah, yaitu 4 km.

Sementara, batas atas adalah sebaliknya, yang mana harga jasa tertinggi untuk menetapkan tarif dengan jarak maksimum (paling jauh). Dengan demikian, risiko menjulangnya tarif ojek online di luar batasan dapat diminimalisir.

Gambaran Perhitungan Tarif Baru

Gambaran Perhitungan Tarif Baru
Foto: Gojek

Agar lebih mudah membayangkan tarif yang akan dikenakan saat kamu menggunakan ojek online dengan tarif terbaru, yuk simak simulasi singkat dari pengalaman Ayu, wanita yang tinggal di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan berikut ini!

Sebelum BBM naik, Ayu biasa merogoh kocek untuk tarif ojol dari tempat tinggalnya ke kantor yang terletak di Plaza Kuningan sebesar Rp 34.000. Namun, saat ini ongkos yang dikeluarkan lebih besar, yakni Rp 38.000 untuk satu kali perjalanan.

“Ongkos ojol lumayan membebani karena kenaikannya terbilang cukup besar. Jadi, saya harus prepare budget lebih dibanding bulan-bulan sebelumnya. Tapi, mau nggak mau tetap pakai ojol, karena memang transportasi paling mudah untuk ke kantor,” ujar Ayu menjelaskan.

Berarti, dapat disimpulkan bahwa kenaikan biaya yang harus dikeluarkan Ayu untuk ojek online sekitar Rp 4.000. Uang tersebut tentu akan sangat terasa jika diakumulasikan dalam waktu sebulan.

Baca Juga: 5 Aksesori Motor Ini Bikin Berkendara Makin Nyaman, Apa Saja?

Nah, dari gambaran perhitungan di atas dan sejumlah informasi lainnya terkait tarif ojol terbaru yang akhirnya ikut meningkat menyusul harga bbm naik, kini kamu sudah tidak penasaran lagi, kan?

Tinggal menyisihkan sejumlah dana lebih untuk biaya transportasi, semua aktivitas akan berlangsung lancar. Apalagi, kegiatan berkendara juga akan semakin aman dan nyaman apabila kamu menggunakan beberapa aksesori yang akan melindungimu selama musim hujan ini, seperti jas hujan maupun helm.

Semua aksesori itu, saat ini bisa kamu dapatkan dengan mudah, salah satunya melalui e-commerce terbaik dan terpercaya seperti JD.ID. Pasalnya, di sini kamu bisa menemukan banyak pilihan produk berkualitas dan tentunya #DijaminORI.

Dengan begitu, kamu tinggal memilih item yang sesuai dengan selera, keinginan, serta budget yang ada. Namun, agar lebih hemat kamu bisa menggunakan sejumlah promo yang tersedia seperti diskon, cashback, gratis ongkir, dan cicilan 0%.

Bagaimana, sangat menguntungkan dan menggiurkan kan berbelanja di JD.ID? Kalau begitu, tunggu apalagi? Sebelum kehabisan, yuk beli sekarang!