Polisi Bisa Tilang Elektronik di HP? Cek Aturan Terbarunya!

0
1447
Tilang Elektronik Polisi
Foto: Antara

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi mengeluarkan instruksi bagi seluruh polisi lalu lintas (polantas) untuk menerapkan tilang elektronik karena tilang manual dihapuskan. Hal itu menjadi langkah terbaik yang bisa ditempuh saat ini untuk meminimalisir pungli.

“Jika ingin kepercayaan publik kembali, stop yang namanya pungli. Untuk jajaran polantas, dua sampai tiga bulan ke depan bisa melaksanakan operasi simpatik. Jadi, penegakan hukum cukup dilakukan melalui ETLE atau ETLE Mobile,” tutur Kapolri dalam postingan Instagramnya di @listyosigitprabowo.

“Apabila ada pelanggaran yang dilakukan, berikan langkah-langkah edukasi seperti menegur, perbaiki, arahkan, dan setelah itu bebaskan,” lanjutnya.

Dari informasi tersebut, bisa disimpulkan kalau para pengendara tetap harus berhati-hati karena semua jenis pelanggaran terekam di kamera ETLE, meskipun sanksi tidak diberikan langsung dihadapan.

Mengingat, aturan itu juga ternyata sudah tercantum dalam Surat Telegram Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022 yang ditandatangani oleh Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi pada 18 Oktober 2022.

Akan tetapi, tilang elektronik atau yang kini akrab disebut E-Tilang apakah sudah diketahui oleh semua masyarakat?

Baca Juga: Bebas Tilang! Ini Jalur Alternatif Kawasan Ganjil Genap Jakarta

Apa Itu Tilang Elektronik?

Apa Itu Tilang Elektronik?
Foto: merdeka.com

Tilang elektronik merupakan bentuk tindakan hukum bagi para pelanggar lalu lintas baik motor maupun mobil yang dilakukan melalui kamera ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement), sehingga prosesnya lebih mudah dan cepat karena aktif 24 jam.

Nah, sesuai dengan penjelasan Kapolri Jenderal Listyo Sigit, ETLE kini dibagi menjadi dua jenis, yakni:

  • ETLE Statis. Kamera pemantau yang diletakkan di titik tertentu dan dapat menjangkau kendaraan yang melintas lebih mudah.
  • ETLE Mobile. Kamera yang dibawa petugas kepolisan pada kendaraan patroli atau ponsel yang digunakan.

Kedua jenis ETLE ini memang sudah diberlakukan, namun bukan berarti tilang manual benar-benar hilang. Polisi tetap bisa melakukan penegakan hukum di lokasi, salah satunya saat ada kecelakaan lalu lintas.

Cara Cek Tilang Elektronik

Cara Cek Tilang Elektronik
Foto: Satlantas Polres Kediri Kota

Khawatir kendaraan yang kamu gunakan pernah terkena E-Tilang? Eits, tenang saja! Kamu bisa mencari tahunya dengan cara cek tilang elektronik mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Buka laman resmi ETLE di https://etle-pmj.info/id/check-data
  • Masukkan nomor polisi kendaraan, nomor mesin, dan nomor rangka yang bisa dilihat di STNK
  • Klik “Cek Data”, nantinya akan muncul informasi serta catatan waktu, lokasi, dan tipe kendaraan apabila terjadi pelanggaran
  • Apabila tidak melakukan pelanggaran, maka tampilan yang muncul berisi “No Data Available” atau “Data Tidak Ditemukan”.

Bagaimana, cara yang perlu dilakukan sangat mudah, kan? Apalagi, di sana kamu juga bisa mengetahui penyebab terkena tilang elektronik, mengingat jenis pelanggaran ini ada banyak, yaitu:

  • Pelanggaran traffic light.
  • Pelanggaran Ganjil Genap (GaGe).
  • Pelanggaran sepeda motor bonceng tiga.
  • Pelanggaran marka jalan.
  • Pelanggaran menggunakan ponsel saat berkendara.
  • Pelanggaran melawan arus.
  • Pelanggaran tidak memakai helm.
  • Pelanggaran keabsahan STNK.
  • Pelanggaran tidak menggunakan sabuk pengaman.
  • Pelanggaran pembatasan jenis kendaraan tertentu.

Cara Bayar E-Tilang

Cara Bayar Tilang ELektronik
Foto: Liputan6.com

Membayar denda tilang elektronik ternyata tidak serumit yang dibayangkan, karena ada banyak metode yang tersedia. Namun, sebelum itu kamu perlu melakukan konfirmasi terlebih dahulu mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  • Menerima surat konfirmasi.
  • Melakukan konfirmasi dalam jangka waktu yang ditentukan, yakni delapan hari.
  • Menerima email konfirmasi dan email terkait tanggal dan lokasi pengadilan.
  • Mendapatkan SMS kode BRIVA untuk pembayaran.

Setelah konfirmasi selesai dilakukan, kamu selanjutnya tinggal membayar denda ETLE mengikuti cara berikut ini:

1. Teller BRI

  • Datang ke kantor cabang BRI terdekat.
  • Ambil nomor antrian transaksi teller.
  • Ambil slip setoran dan isi lengkap.
  • Tulis 15 angka Nomor Pembayaran Tilang pada kolom “Nomor Rekening” dan nominal denda tilang.
  • Serahkan slip setoran ke Teller BRI untuk dilakukan validasi transaksi.
  • Simpan slip setoran yang sudah divalidasi sebagai bukti pembayaran yang sah.
  • Slip setoran diserahkan ke penindak untuk ditukar dengan barang bukti yang disita.

2. ATM BRI

  • Datang ke mesin ATM BRI terdekat.
  • Masukkan kartu debit BRI dan nomor PIN.
  • Pilih menu Transaksi Lain > Pembayaran > Lainnya > BRIVA.
  • Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang.
  • Pastikan rincian pembayaran sudah sesuai di halaman konfirmasi, seperti Nomor BRIVA, Nama Pelanggar, dan Jumlah Pembayaran.
  • Ikuti instruksi selanjutnya sampai transaksi selesai.
  • Copy dan simpan struk ATM sebagai bukti pembayaran yang sah.
  • Struk ATM asli diserahkan ke penindak untuk ditukar dengan barang bukti yang disita.

3. Mobile Banking BRI

  • Unduh aplikasi BRI Mobile di Google Play Store atau App Store.
  • Instal aplikasi dan login akun.
  • Pilih menu Mobile Banking BRI > Pembayaran > BRIVA.
  • Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang.
  • Masukkan nominal pembayaran sesuai dengan denda yang dikenakan.
  • Masukkan nomor PIN.
  • Simpan notifikasi SMS setelah berhasil sebagai bukti pembayaran denda tilang elektronik.
  • Tunjukkan notifikasi SMS ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.

4. Internet Banking BRI

  • Kunjungi laman Internet Banking BRI dan login di https://ib.bri.co.id/ib-bri/Login.html.
  • Pilih menu Pembayaran Tagihan > Pembayaran > BRIVA.
  • Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang di kolom kode bayar.
  • Pastikan rincian pembayaran sudah sesuai seperti Nomor BRIVA, Nama Pelanggar, dan Jumlah Pembayaran di halaman konfirmasi.
  • Masukkan password dan mToken.
  • Cetak dan simpan struk pembayaran BRIVA sebagai bukti pembayaran.
  • Tunjukkan bukti pembayaran ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.

5. Mesin EDC BRI

  • Pilih menu Mini ATM > Pembayaran > BRIVA.
  • Swipe kartu debit BRI dan masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang.
  • Masukkan nomor PIN.
  • Pastikan rincian pembayaran sudah sesuai dengan Nomor BRIVA, Nama Pelanggar, dan Jumlah Pembayaran di halaman konfirmasi.
  • Copy dan simpan struk transaksi sebagai bukti pembayaran.
  • Tunjukkan bukti pembayaran ke penindak untuk ditukar dengan barang bukti yang disita.

6. Bank Lain

  • Datang ke kantor cabang Bank terdekat.
  • Masukkan kartu debit dan nomor PIN.
  • Pilih menu Transaksi Lainnya > Transfer > Ke Rekening Bank Lain.
  • Masukkan kode bank BRI (002) dan lanjutkan dengan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang.
  • Masukkan nominal pembayaran sesuai jumlah denda yang harus dibayarkan.
  • Ikuti instrukti selanjutnya untuk menyelesaikan transaksi.
  • Simpan struk sebagai bukti pembayaran denda tilang elektronik.

Baca Juga: Aturan Lengkap Ganjil Genap Jakarta, Warga Ibu Kota Wajib Paham!

Itu dia sejumlah informasi tentang tilang elektronik yang sudah kamu ketahui secara lengkap di pembahasan sebelumnya. Bagaimana, apakah kini kamu semakin waspada dalam berkendara?

Jika iya, pastikan surat-surat kendaraan dibawa lengkap, serta gunakan sejumlah aksesori pendukung agar kegiatan berkendara semakin aman dan nyaman. Namun, agar lebih maksimal kamu juga bisa membeli suku cadang yang dibutuhkan seperti lampu belakang dan depan di JD.ID.

Pasalnya, platform belanja ini menyediakan banyak pilihan suku cadang kendaraan yang bisa dibeli sesuai keinginan dan kebutuhan. Tak hanya itu, kamu juga bisa menikmati berbagai promo menggiurkan agar kegiatan belanja semakin menyenangkan dan hemat.

Kalau begitu, tunggu apalagi? Yuk, beli barang yang kamu butuhkan sekarang juga di JD.ID, karena semuanya #DijaminORI!