Soichiro Honda: Biografi dan Perjuangannya yang Penuh Liku!

0
1000
Soichiro Honda: Biografi dan Perjuangannya yang Penuh Liku!
Foto: Honda

Sebagai salah satu merek dagang ternama di Indonesia, Honda ternyata diambil dari nama lengkap pendirinya, yaitu Soichiro Honda. Yap, sosok yang sangat berjuang, rela jatuh hingga bangkrut, lalu bangkit kembali demi hobi dan impiannya dalam menciptakan sesuatu yang baru di bidang otomotif.

Hasil perjuangan itu pun saat ini bisa kita nikmati, yang mana Honda menghadirkan berbagai jenis kendaraan, baik itu motor maupun mobil untuk mempermudah mobilitas sehari-hari.

Indra, salah satu pengguna setia Honda pun mengaku kalau sampai saat ini merek pertama yang selalu diingat dan ia inginkan ketika membeli kendaraan adalah Honda.

“Saya kalau mau beli kendaraan pasti penginnya Honda. Habis modelnya keren-keren, harganya juga masih lumayan terjangkau, terus enak dipakainya,” ujar laki-laki yang tinggal di daerah Sawangan, Depok.

“Sekarang juga kalau dilihat di jalan raya atau di mana-mana pasti banyaknya motor sama mobil Honda. Contohnya kayak saya Vario, pasti banyak banget deh yang pakai,” lanjut Indra menambahkan.

Nah, dari pernyataan tersebut bisa dikatakan kalau Honda memang sudah menjadi merek yang memegang kepercayaan masyarakat. Maka dari itu, tak heran apabila banyak yang menyebutnya sebagai “raja” otomotif.

Lantas, dibalik suksesnya hari ini, kira-kira seperti apa ya perjuangan yang dilalui Soichiro Honda selaku pendirinya? Daripada penasaran, yuk simak informasinya secara lengkap pada artikel berikut ini.

Baca Juga: 3 Velg Mobil Termahal di Dunia Ini Harganya Bikin Melongo?

Mengulik Biografi Sang Legenda Otomotif Soichiro Honda

Infografik Soichiro Honda

Sang legenda? Mungkin bisa disebut demikian, mengingat Soichiro Honda memiliki kisah perjalanan yang sejatinya luar biasa dari awal karir, lalu jatuh bangunnya dalam membangun bisnis, hingga saat ini merek dagangnya sangat populer dan menjadi kepercayaan masyarakat.

Namun, untuk lebih mudah memahami seluruh kisahnya, pertama-tama kamu perlu tahu sejumlah informasi dasarnya seperti biodata singkat, kemudian latar belakang keluarga serta pendidikannya.

Biodata Singkat Soichiro Honda

Tanpa perlu berlama-lama, berikut merupakan informasi terkait biodata Soichiro Honda yang perlu kamu ketahui, yaitu:

  • Nama: Soichiro Honda
  • Lahir: 17 November 1906 di Hamamatsu, Shizuoka, Jepang
  • Wafat: 5 Agustus 1991 di Tokyo, Jepang
  • Orangtua: Gihei Honda (Ayah) dan Mika Honda (Ibu)
  • Saudara kandung: Benjiro Honda
  • Istri: Sachi Honda
  • Anak: Hirotoshi Honda
  • Pekerjaan: Pendiri Honda Motor Company.

Peran Soichiro Honda Semasa Kecil di Bisnis Sang Ayah

Setelah mengetahui biodata singkat dari Soichiro Honda, kini saatnya kamu mengetahui perjalanannya dalam membangun bisnis di industri kendaraan sejak kecil sampai saat ini.

Lahir dari keluarga kurang mampu, Honda yang merupakan anak dari pasangan Gihei Honda dan Mika Honda ini sejak kecil memang senang berkutat di dunia otomotif.

Hal itu tak lain karena Ayahnya adalah pemilik bengkel sepeda, sehingga ia sering membantu membetulkan berbagai macam sepeda dan onderdil.

Belum lagi, keluarganya yang senang dengan pembaharuan juga membuatnya terus berpikir kreatif dan mencoba hal-hal baru, salah satunya saat pipa sigaret model Barat hadir, ia tidak ragu untuk langsung memakainya untuk menggantikan pipa sigaret tradisional miliknya yang sudah bengkok.

Apa yang dilakukannya tersebut mungkin terlihat “aneh” di pandangan tetangga dan orang-orang sekitarnya, namun ia tidak peduli. Justru, berkat sifat yang seperti itulah Honda menjadi pribadi yang gigih dan selalu ingin mencoba hal-hal baru.

Mulai Mencari Pekerjaan di Usia 15 Tahun

Sikap pantang menyerah memang dimiliki Honda sejak kecil, tapi sayang hal itu tidak berlaku dalam pendidikannya. Pasalnya, selama sekolah ia bukan siswa yang menonjol karena nilai-nilai yang didapatkannya cenderung tidak memuaskan.

Walau begitu, pria kelahiran Hamamatsu, 17 November 1906 ini memiliki obsesi pada dunia sains dan permesinan yang membuatnya lebih giat untuk eksplor hal-hal terkait mesin, motor, dan sepeda. Dari hal tersebut, bisa dilihat kalau Honda sadar akan keahliannya sejak dahulu.

Kemudian, saat berusia 15 tahun sang Ayah mengajaknya untuk bertemu dengan rekannya di Tokyo. Ia adalah Kashiwabara, seorang direktur salah satu bengkel mobil bernama Hart Sokhai, perusahaan pembuat mesin kendaraan yang cukup terkenal di masa nya.

Gihei sendiri memiliki alasan mengapa ingin mengajak Honda berkelana ke kota lain di Jepang, yakni untuk menyalurkan ambisi sang anak terhadap dunia permesinan dan otomotif. Dengan begitu, Honda bisa lebih menggali kemampuannya pada bidang yang disukai.

Perjalanan Karir Pertama di Bengkel

Sesampainya Honda di Tokyo dan bertemu dengan direktur bengkel yang dimaksud, suami Sachi Honda ini ternyata juga dipekerjakan sebagai tenaga cleaning service sekaligus pengasuh bayi dari pemilik bengkel. Jadi, tidak langsung sebagai teknisi yang dihadapkan pada mesin dan sejenisnya.

Tetapi, selang beberapa waktu pemilik bengkel kewalahan dengan pekerjaan di sana, sehingga meminta bantuan Honda untuk menyelesaikan semua pekerjaan. Nah, momen ini pun sangat dimanfaatkan karena ia dapat menunjukkan kemampuannya membetulkan mesin mobil Ford model T keluaran 1908.

Tak hanya itu, di waktu yang dimiliki juga Honda kerap mencuri-curi kesempatan untuk sekadar mengintip mesin mobil maupun belajar ilmu baru dari buku yang ia dapatkan. Oleh karena itu, jangan heran apabila dirinya dipercaya dan diangkat sebagai pegawai magang.

Bahkan, setelah enam tahun bekerja Honda diberi tanggung jawab untuk menjadi kepala bengkel Hart Sokhai, tepatnya untuk cabang baru di kota Hamamatsu pada usia 22 tahun. Selama memimpin, ia terkenal sebagai sosok yang galak dan keras.

Akan tetapi, dibalik sikapnya tersebut banyak pegawai yang bekerja dengannya menjadi teknisi-teknisi andal. Apalagi, dalam kurun tiga tahun menjabat, Soichiro Honda telah melakukan banyak inovasi mulai dari velg mobil yang terbuat dari besi, mobil balap, hingga ring piston.

Semua itu dia lalui cukup panjang, bahkan sempat mendapatkan penolakan dari beberapa pihak. Yap, untuk ring piston sendiri Soichiro Honda pernah mengajukannya ke Toyota namun ternyata diberitahu kalau inovasinya belum memenuhi standar company tersebut.

Maka dari itu, ia kembali mengembangkannya dan mencari cara untuk bisa membuat ring piston yang sesuai dengan kebutuhan. Salah satu upaya yang dilakukan, yaitu dengan menempuh jalur pendidikan selama dua tahun.

Walaupun, realitanya di tengah perjalanan Honda tidak menyelesaikan sekolah karena anak pertama dari dua bersaudara ini merasa tidak mendapatkan jawaban untuk rasa penasarannya.

Maka dari itu, ia memutuskan untuk mencarinya sendiri sampai akhirnya berjuang kembali selama dua tahun dan memenangkan kontrak dengan Toyota.

Pabrik Pertama yang Didirikan Soichiro Honda

Keberhasilannya dalam menciptakan ring piston ternyata membuatnya semakin tertarik, bahkan mantap untuk mendirikan pabrik. Tapi tak berselang lama, pabrik pertama yang didirikannya terkena imbas perang yang tengah berlangsung di Jepang.

Mendapat serangan lebih dari satu kali oleh pesawat Amerika Serikat, pabrik milik Soichiro Honda habis terbakar. Disamping itu, ekonomi di Jepang juga sedang mengalami kelesuan. Belum usai kesulitan yang dialami, Honda harus kembali menelan pahit kegagalan, di mana gempa membuat pabriknya luluh lantak.

Awal Mula Honda Menciptakan Kendaraan

Selama tahun-tahun perang, semua hal terasa berat termasuk ketersediaan pangan dan bahan bakar yang mengalami kelangkaan. Hal ini tentu memberikan dampak yang sangat besar, namun menariknya Honda tidak melihat ini sebagai masalah.

Justru sebaliknya, ia melihat sebagai peluang besar. Dimulai dari pembuatan mesin kecil dan memasangnya di sepeda, percaya atau tidak sepeda motor pertama telah ia ciptakan di Jepang, atau yang pada saat itu lebih dikenal dengan sebutan sepeda angin.

Tetangga dan warga sekitar yang mengetahui serta melihatnya pun ikut tertarik untuk memiliki produk buatannya. Meski sempat mengalami kendala dalam penemuan bahan baku, namun ia terus berusaha dengan menulis kepada 18 ribu pemilik toko sepeda sebagai bentuk permintaan agar mereka membayar dimuka, sehingga Honda bisa segera membangun pabriknya.

Singkat cerita, semua usaha yang dilakukannya berhasil dan dititik inilah Soichiro Honda mulai mendirikan pabrik motornya sedikit demi sedikit. Hasilnya pun semakin terlihat, dan sampai saat ini Honda disebut sebagai merek dagang yang merajai dunia otomotif.

Honda Merajai Bisnis Otomotif

“Raja” otomotif? Sepertinya benar, apalagi jika melihat keadaan jalan raya di Indonesia sendiri, sebagian besar pasti dipenuhi oleh kendaraan roda dua dan empat milik Honda. Menurut YouGov Automotive & Mobility Rankings 2022, Honda menjadi salah satu merek kendaraan terbaik di Indonesia selama dua tahun berturut-turut.

Jelasnya, merek dagang ini menduduki posisi teratas dengan skor indeks 46,8 poin yang dinilai dari kualitas dan kepuasan pengguna. Beberapa tipe kendaraan Honda yang paling banyak digunakan untuk sepeda motor, yaitu PCX, Beat, Vario, Revo, Supra, dan Scoopy.

Sementara untuk mobil ada beberapa nama yang di antaranya, yaitu Brio, HR-V, Mobilio, Jazz, dan CR-V. Semua tipe kendaraan tersebut pasti sering kamu temukan sedang berlalu-lalang di jalan raya.

Baca Juga: Pemutihan Pajak 2022, Ini 8 Wilayah dan Persyaratannya yang Wajib Diketahui!

Itu dia biografi Soichiro Honda dan perjalanannya dalam membangun Honda sampai akhirnya terkenal di berbagai belahan dunia. Bagaimana, kisahnya sangat menginspirasi, bukan?

Oleh karena itu, tidak heran apabila semua produk yang dihadirkannya selalu memukau, baik dari segi penampilan maupun kualitas yang diberikan. Belum lagi, harga yang ditawarkan pun relatif terjangkau, sehingga bisa dijangkau banyak kalangan.

Kamu pun jika tertarik bisa langsung mencari pilihan unit yang diinginkan secara online agar lebih praktis dan mudah. Salah satunya melalui e-commerce terbaik dan terpercaya seperti JD.ID.

Pasalnya, di sini tersedia banyak pilihan kendaraan yang bisa dibeli sesuai keinginan, kebutuhan, dan budget yang ada. Lalu, agar lebih hemat juga kamu bisa menggunakan sejumlah promo yang tersedia seperti diskon, cashback, gratis ongkir, dan cicilan 0%.

Dengan semua promo itu, kegiatan belanja jadi semakin menyenangkan, terlebih produk yang dijual sudah #DijaminORI, dan kamu juga bisa melakukan pembayaran secara fleksibel dengan memilih satu metode yang ingin digunakan, baik itu transfer bank, e-money, atau COD.

Jadi, tunggu aplagi? Sangat mudah dan seru kan berbelanja di JD.ID? Kalau begitu, yuk beli sekarang sebelum kehabisan!