Cara Menghitung THR dengan Mudah Sesuai Aturan Pemerintah

0
622
Cara Menghitung THR dengan Mudah sesuai Aturan Pemerintah- JD.ID
Source: KLY

Bagi karyawan yang baru pindah ke perusahaan baru biasanya merasa penasaran tentang bagaimana cara menghitung THR atau Tunjangan Hari Raya.

Mengingat Lebaran membutuhkan biaya yang tidak sedikit, untuk membeli keperluan seperti baju atau pun tiket pulang kampung. Sehingga momen pemberian THR ini sangat dinantikan oleh setiap karyawan.

Namun, sebelum Sahabat JD mengetahui bagaimana cara penghitungan THR yang benar, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu beberapa hal tentang THR ini.

Baca juga: Hitungan Uang THR 50/20/30 untuk Mudik Biar Gak Jebol!

Apa Itu THR?

Apa Itu THR? - JD.ID
Source: Kitalulus

THR artinya salah satu hak yang harus dibayarkan oleh perusahaan menjelang hari raya keagamaan, di mana ini masuk ke dalam pendapatan non-upah sebagaimana yang tertulis dalam pasal 8 Peraturan Pemerintah (PP) No 36 tahun 2021 tentang Pengupahan.

Untuk pertama kalinya kebijakan ini dicetuskan oleh Soekiman Wirjosandjojo yang merupakan Perdana Menteri dari Masyumi pada tahun 1951. Saat itu, kebijakan ini dibuat untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai PNS, yang kemudian diadopsi juga oleh karyawan swasta agar tidak terjadi ketimpangan.

Hingga saat ini pemberian THR pun terus diberikan dan maksimalnya perusahaan wajib memberikan THR pada H-7 hari raya keagamaan sesuai yang di anut oleh karyawan.

Aturan Mengenai THR (Tunjangan Hari Raya)

Aturan Mengenai THR (Tunjangan Hari Raya)- JD.ID
Source: Bareksa

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemberian tunjangan hari raya ini, terutama tentang siapa yang menerima THR dan besarannya, di antaranya sebagai berikut:

Penerima THR

  • Pekerja yang telah memiliki masa kerja lebih dari 1 tahun secara terus menerus.
  • Pekerja yang telah memiliki masa kerja minimal lebih dari 1 bulan secara terus menerus.
  • Pekerja yang dipindahkan ke perusahaan lain dan masa kerjanya diperpanjang serta belum menerima THR dari perusahaan sebelumnya.
  • Pekerja yang resign atau mengalami PHK terhitung sejak H-30 sebelum hari raya.

Besaran THR yang diberikan

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan tahun 2022 Bagi Pekerja di perusahaan berikut aturannya:

  • Bagi karyawan/buruh yang telah bekerja selama 1 tahun secara terus menerus, berhak mendapatkan THR dengan nilai 1 kali upah.
  • Bagi karyawan/buruh yang telah bekerja minimal 1 bulan secara terus menerus namun belum 12 bulan, maka THR nya dihitung proporsional dengan rumus: Masa kerja : 12 x 1 bulan upah

Adapun bagi karyawan yang dipindahkan, resign atau di PHK aturan pemberian THR mirip dengan aturan di atas dengan melihat masa kerja dari karyawan tersebut. Terkecuali, bagi mereka yang merupakan pekerja kontrak dan diberhentikan 30 hari sebelum hari raya, kemungkinan tidak akan mendapatkan THR.

Baca juga: 5 Inspirasi Baju Lebaran Seleb Indonesia, Anggun dan Modis!

Cara Menghitung THR Berdasarkan Masa Kerja Karyawan

Cara Menghitung THR Berdasarkan Masa Kerja Karyawan- JD.ID
Source: Sleekr

Setelah memahami beberapa hal penting di atas, kini setidaknya Sahabat JD memiliki gambaran tentang berapa besar THR yang kira-kira akan diterima dari perusahaan. Akan tetapi, biar makin yakin Sahabat JD bisa menyimak contoh kasus pemberian THR di bawah ini.

Contoh Cara Menghitung THR Lebaran Karyawan dengan Masa Kerja 1 tahun/lebih

Hanan merupakan karyawan swasta yang telah bekerja selama lebih dari 1 tahun 2 bulan di perusahaan PT ABCDE dengan upah per bulan Rp 8.000.000. Lalu berapakah THR yang diterima Hanan?

Jawab:

Diketahui:

  • Masa kerja 1 tahun 2 bulan
  • Upah 1 bulan Rp 8.000.000

Karena Hanan sudah bekerja lebih dari 1 tahun, maka THR Lebaran tahun ini yang diterima Hanan full, senilai 1x upahnya yakni Rp. 8.000.000.

Contoh Cara Menghitung THR dengan Masa Kerja 1 Tahun Kurang

Dewi merupakan karyawan swasta yang baru bergabung dengan perusahaan PT STUVW selama 9 bulan. Setiap bulannya Dewi menerima upah sebanyak Rp 5.000.000, lalu berapakah THR yang diterima Dewi di tahun ini?

Jawab:

Diketahui:

  • Masa Kerja 9 bulan
  • Upah yang diterima Rp 5.000.000
  • Rumus THR= Masa kerja : 12 x 1 bulan upah, maka: 9: 12 x Rp 5.000.000= Rp 3.750.000

Mengingat Dewi belum bekerja selama full 1 tahun, maka THR yang diterima Dewi di tahun ini adalah Rp.3.750.000.

Setelah melihat dua contoh di atas, bagaimana apakah kamu sudah mengerti tentang cara menghitung THR ini, mudah bukan?

Jangan lupa jika kamu sudah menerima THR yang diberikan oleh perusahaan, sebaiknya kelola THR tersebut dengan baik. Terutama menggunakan konsep 50/20/30 di mana 50 persen untuk kebutuhan, 20 persen untuk tabungan dan 30 persen untuk kebutuhan gaya hidup.

Dengan begini uang yang kamu terima tidak akan lenyap begitu saja. Adapun jika kamu saat ini sedang mencari baju untuk Lebaran dengan beragam pilihan, baik kaftan, baju koko, gamis, sandal wanita atau pun kerudung kamu bisa membelinya di JD.ID.

Promo Lebaran JD.ID

Tersedia beragam pilihan fashion untuk melengkapi tampilan hari rayamu bersama keluarga. Apalagi dengan membeli di JD.ID kamu bisa mendapatkan tawaran harga yang menarik, sebab JD.ID memberikan diskon, promo, voucher hingga cashback yang bisa kamu nikmati.

Selain itu, caranya juga cukup mudah, kamu hanya perlu memilih baju lebaran yang dicari melalui aplikasi JD.ID dan ini dijamin asli. Jadi, tunggu apalagi? Yuk rencanakan pengelolaan THR dengan matang dengan membeli perlengkapan Lebaran menggunakan JD.ID #DijaminOri!