Definisi Motorik Halus VS Motorik Kasar dan Pilihan Mainannya!

0
851
Motorik Halus
Foto: Instagram.com/@raffinagita1717

Agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal tentu harus didukung dengan berbagai aktivitas guna merangsang motorik halus dan kasar si kecil. Namun, sebagai orangtua kamu harus mengetahui tahapan perkembangan sensorik sang buah hati.

Hal tersebut bertujuan untuk mendeteksi jika ada gangguan pada kemampuan motorik anak. Oleh karena itu, ayah dan bunda perlu memperhatikan serta memberikan stimulasi yang tepat agar saraf penggerak anak berkembang dengan baik.

Bukan hanya meluangkan waktu untuk bermain, kamu juga dapat menghadiahkan berbagai jenis mainan yang disukai oleh si kecil. Tidak harus mahal, permainan seperti mewarnai, menggambar hingga alat tulis bisa menjadi pilihan yang tepat.

Baca Juga: Ibu Harus Tahu! Ini Dia Cara Rawat Bayi Baru Lahir

Apa Itu Motorik Halus dan Motorik Kasar?

Apa Itu Motorik Halus dan Kasar
Foto: Freepik

Seperti yang dilansir dari healthline, manusia memiliki dua jenis saraf yaitu motorik kasar dan halus dengan peran yang berbeda. Meski begitu, keduanya sangat penting untuk kehidupan si kecil sehingga perlu dilatih sejak dini.

Lalu, apa perbedaan motorik halus dan motorik kasar?

Motorik Halus

Motorik Halus
Foto: Freepik

Motorik halus adalah kemampuan untuk melakukan berbagai kegiatan dengan otot halus. Hal tersebut berhubungan dengan gerakan yang melibatkan tangan serta jari. Biasanya, kekuatan motorik ini sudah dimiliki oleh anak usia 0 hingga enam bulan.

Umumnya, anak akan mulai mengamati pergerakan jari mereka dan memindahkan objek dari satu tangan ke tangan yang lain. Selain itu, si kecil juga sudah mulai memegang tangan dan mengambil mainan. 

Menginjak usia enam bulan sampai satu tahun, sang buah hati dapat menggenggam makanan maupun mainan dan bahkan bisa memasukan sesuatu ke dalam wadah. Contoh motorik halus:

  • Menulis
  • Memotong
  • Memegang pensil
  • Bermain dengan Lego.

Motorik Kasar

Motorik Kasar
Foto: Vecteezy

Motorik kasar adalah gerakan tubuh yang melibatkan otot besar. Kegiatan ini akan menggunakan lengan dan kaki agar si kecil dapat berkembang dengan maksimal. Anak akan mengembangkan beragam kemampuannya saat menggunakan motorik kasar.

Di usia tiga sampai enam bulan sang buah hati akan mulai belajar mengangkat tangan dan kaki. Mereka juga sudah dapat berguling dan menopang kepalanya. Sementara di umur enam bulan hingga satu tahun, anak juga belajar merangkak dan duduk tanpa dibantu. 

Bukan hanya itu saja, perkembangan motoriknya akan terus meningkat sehingga si kecil akan belajar memanjat kursi ataupun mendorong mainan. Perlu diketahui, motorik kasar anak semakin berkembang seiring banyaknya aktivitas yang dilakukan.

Kegiatan yang berhubungan dengan motorik kasar, diantaranya:

  • Kemampuan duduk
  • Berlari
  • Naik turun tangga
  • Menendang. 

Bagaimana Cara Merangsang Motorik Halus dan Kasar Anak?

Cara Merangsang Motorik Halus dan Kasar Anak
Foto: Freepik

Selain memperhatikan proses pertumbuhan si kecil, ayah dan bunda juga harus mendukung kekuatan motorik anak dengan memfasilitasi berbagai jenis mainan. Namun, pastikan kalau permainan yang dipilih aman, edukatif, dan kreatif.

Baca Juga: Sederet Mainan Anak 3 Tahun yang Edukatif, Yuk Intip!

Sebab, secara naluri anak-anak memang suka bermain, baik bersama teman sebaya maupun menggunakan mainan, seperti mewarnai, lego, robot hingga berbagai jenis permainan kerajinan tangan.

Soalnya, mainan bukan hanya dapat membuat si kecil bahagia tapi juga terbukti mampu mengasah kecerdasan serta bisa menjadi sarana anak untuk belajar beragam hal mengenai kehidupan sehari-hari.

Apa saja benda yang dibutuhkan untuk meningkatkan motorik halus dan kasar pada sang buah hati? simak di bawah ini.

1. Bermain dengan Balok dan Puzzle

Bermain dengan Balok dan Puzzle
Foto: Freepik

Untuk menambah kemampuan motorik halus, kamu dapat memberikan permainan menyusun balok dan puzzle. Kenapa? 

Pasalnya, mainan tersebut bisa meningkatkan daya ingat serta mengasah memori anak. Selain itu, tangan si kecil juga akan terus aktif bergerak untuk mencari maupun menyusun kepingan mainan.

2. Main Ayunan dan Perosotan

Main Ayunan dan Perosotan
Foto: Freepik

Menurut Tracy Trautner yang tak lain adalah Ahli Perkembangan Anak Usia Dini dari Michigan State University Amerika Serikat, menyatakan kalau bermain ayunan dapat mengembangkan gerakan terkoordinasi pada motorik kasar anak. Di mana aktivitas tangan, kaki, dan mata seirama.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga sangat mempengaruhi kemampuan anak dalam belajar yang jika tidak terpenuhi, maka akan membuat si kecil kurang berkembang, sulit menjaga diri dari bahaya hingga mengalami masalah untuk fokus.

3. Mewarnai untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak

Mewarnai untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak
Foto: Freepik

Secara definisi, motorik halus merupakan aktivitas yang menggunakan kemampuan tangan dan jari serta koordinasi mata yang baik. Oleh karena itu, bunda dapat mengajarkan si kecil mewarnai serta menggambar. 

Terdapat sejumlah manfaat yang bisa di dapatkan anak dengan melakukan kegiatan tersebut, seperti mengasah kreativitas, membangun konsentrasi, meningkatkan memori sampai melatih kesabaran.

4. Mengajarkan Main Sepeda

Mengajarkan Main Sepeda
Foto: Freepik

Tahukah kamu kalau mengajarkan anak bermain sepeda ternyata dapat membangun ikatan harmonis dengan si buah hati. Pasalnya, saat belajar mengayuh sepeda, anak akan mendapatkan dukungan semangat sehingga dapat memupuk rasa keberanian.

Selain itu, si kecil juga akan mengandalkan orangtua saat belajar bermain sepeda. Salah satu aktivitas motorik kasar ini bisa mengajarkan anak untuk lebih bertanggung jawab, melatih konsentrasi serta menyeimbangkan tubuh.

Itu dia penjelasan mengenai pentingnya menstimulasi motorik halus dan kasar pada anak. Selain itu, pastikan kalau mainan yang kamu pilih memang dapat memberikan manfaat yang positif agar si kecil bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

Tak perlu pusing mencari kemana-mana karena kamu dapat menemukan berbagai mainan edukasi anak dengan jaminan kualitas dan harga terbaik secara online di JD.ID. Tidak hanya lengkap, produk yang dijual juga #DijaminORI. 

Bahkan, kamu bisa menikmati diskon potongan harga, cashback, voucher belanja, gratis ongkir ke seluruh Indonesia hingga cicilan 0%. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, belanja di website maupun aplikasi JD.ID sekarang.