Apa Itu Baby Blues dan Bagaimana Mengatasinya?

0
12796
apa itu baby blues dan bagaimana mengatasinya
Source: Freepik

Menurut penelitian sekitar 80% wanita yang baru melahirkan dapat mengalami baby blues. Meski tak terdapat gelaja atau ciri-ciri yang terlalu terlihat, sehingga seringkali disepelekan. Akan tetapi rupanya ini memiliki dampak yang kurang baik terhadap ibu dan si kecil. Namun sebenarnya apa itu baby blues?

Apa Itu Baby Blues VS Postpartum Depression?

apa itu baby blues
Source: Freepik

Baby blues adalah Kondisi dimana ibu mengalami gangguan dalam psikologis dimana ia merasakan gundah, sedih, lelah, cepat marah, menangis tanpa alasan yang jelas, dan sulit untuk berkonsentrasi pasca melahirkan. Dan biasanya perasaan ini hilang dan timbul secara tiba-tiba, sehingga biasanya tak begitu terlihat bahwa ibu sedang mengaami baby blues syndrome. Untuk kurun waktunya sendiri pada umumnya terjadi di minggu pertama pasca melahirkan dan bertahan sampai dua minggu. Namun jika syndrome ini semakin parah biasanya akan menjadi postpartum depression, dimana ia bisa mencapai 1 tahun lamanya setelah melahirkan. Postpartum depression memiliki gejala yang lebih parah dimana ibu merasakan dirinya tak pantas menjadi ibu yang baik hingga menghindari bayinya.

Ciri atau Gejala Baby Blues:

Merasakan sedih berlebihan sehingga sering menangis dan merasa depresi.

Kurang percaya diri dalam mengurus anak sehingga selalu merasa gelisah dan cemas.

Emosi yang naik turun dan labil sehingga mudah marah dan merasa takut tanpa alasan yang jelas.

Merasa sulit tidur serta sering merasa lelah dan sakit kepala.

Penyebab Terjadinya Baby Blues:

Meski belum diketahui secara signifikan, akan tetapi menurut penelitian penyebab kemunculan syndrome ini yakni,

Adanya perubahan hormon estrogen dan progesterone yang menurun cukup drastis. Hal ini dapat menyebabkan mood swing.

Secara psikologis ibu juga dapat merasakan shock atau kaget karena belum dapat beradaptasi akan perannya yang baru sebagai seorang ibu. Ia masih merasakan kewalahan dalam bertanggung jawab.

Karena siklus tidur bayi masih belum teratur dan sering bangun di tengah malam, ibu menjadi kurang tidur dan merasa kelelahan sehingga mengganggu suasana hatinya.

Cara Mengatasi Baby Blues

Setelah memahami apa itu baby blues kini pahami pula cara mengatasinya. Meskipun syndrome ini sering hilang dengan sendirinya akan tetapi ibu dan keluarga tidak boleh menganggapnya secara sepele agar tak terjadi postpartum depression. Jika ibu mengalami baby blues segeralah konsultasikan ke dokter dan melakukan beberapa hal berikut.

1. Rileksasi dan Tidur Cukup

tidur yang cukup atasi baby blues
Source: Freepik

Jangan pernah bebani diri sendiri, libatkan orang sekitar seperti suami, orang tua, atau bahkan kamu bisa menyewa baby sitter untuk membantu kamu dalam mengurus bayi. Lakukan rileksasi agar kamu bisa merasa lebih tenang. Misalnya kamu dapat berendam di bath tub dengan alunan lagu yang menenangkan. Dan jangan lupa untuk tidur atau istirahat yang cukup agar kondisi kamu tetap stabil, baik secara fisik maupun psikis.

2. Lakukan Me Time

pakaian anak

Kamu bisa melakukan me time sesaat untuk menstabilkan mood kamu. Misalnya kamu yang hobi membaca buku bisa membaca berbagai buku favorit kamu, atau kamu yang hobi berbelanja bisa membeli berbagai keperluan bayi ataupun diri kamu sendiri secara online ataupun berkunjung ke store. Kamu bisa membeli berbagai kebutuhan si kecil yang terasa menyenangkan seperti pakaian bayi yang lucuĀ  dan menggemaskan, selimut bayi, tempat makan untuk bayi. Atau ibu juga bisa berbelanja pakaian untuk dirinya sendiri, membeli recovery shaper (korset), berlanja makanan kesukaan, hingga perhiasan yang membuat senang dan meningkatkan mood.

3. Pola Makan dan Hidup yang Sehat

makanan bergizi
Source: Freepik

Kamu juga harus tetap menjaga pola makan dan hidup yang sehat ya, karena selain baik untuk kesehatan mental kamu, hal ini juga berdampak baik untuk ASI ibu. Kamu bisa berolahraga untuk menjaga badan agar tetap fit dan mengembaikan bentuk badan kamu seperti dahulu. Jangan lupa makanlah makanan yang bergizi serta konsumsi berbagai macam suplemen dan vitamin yang dianjurkan oleh dokter pasca melahirkan. Misalnya suplemen maupun susu untuk memperlancar ASI.

4. Komunikasikan dengan Pasangan

konsultasi dengan pasangan
Source: Freepik

Mengalami baby blues syndrome bukanlah hal yang mudah, oleh karena itu kamu dapat bercerita dengan pasangan untuk meringankan beban yang ibu rasakan. Jangan sampai memendam perasaan tersebut karena dapat berakibat fatal dan bisa semakin parah. Jika bercerita dengan pasangan atau orang terdekat tak cukup membantu, konsultasikan dengan yang ahlinya seperti psikolog atau bahkan psikiater.

Setelah mengetahui apa itu baby blues dan cara menanganinya kini pastinya ibu lebih mengetahui apa yang harus dilakukan di masa-masa kehamilan dan pasca melahirkan. Untuk membantu hal tersebut selain memberikan informasi melalui JD News, JD.ID juga dapat membantu ibu dalam mempersiapkan segala kebutuhan dan perlengkapan ibu dan bayi. Atau ketika ibu ingin me time dengan berbelanja pun bisa ibu lakukan melewati aplikasi JD.ID yang menjamin produk 100% original, pengiriman yang aman dan cepat, serta adanya free ongkir ke seluruh Indonesia. Jadi ibu tak perlu khawatir lagi. Selain ibu bisa berbelanja dengan tenang dan nyaman, pastinya ibu juga merasa hepi karena ada banyak promo diskon menanti untuk segala kebutuhan ibu dan bayi loh!